Pertemuan PSG dan Aston Villa kali ini menjadi duel ketiga sepanjang sejarah kedua klub. Dua pertemuan sebelumnya terjadi pada perempat final Liga Champions 2024-2025.Kali ini mereka kembali bertemu dalam perebutan Piala Super Eropa 2026 di Red Bull Arena, Salzburg, Kamis (13/8/2026) pukul 02.00 WIB.
PSG menang 3-1 pada leg pertama di kandang sendiri sebelum Aston Villa membalas dengan kemenangan 3-2 di Villa Park. PSG tetap lolos ke semifinal dengan keunggulan agregat 5-4.
PSG datang sebagai juara bertahan Piala Super Eropa setelah musim lalu menaklukkan Tottenham Hotspur lewat adu penalti.
Les Parisiens kini berpeluang menjadi tim keempat yang mampu mempertahankan trofi tersebut setelah Ajax, AC Milan, dan Real Madrid.
Kekuatan PSG terlihat dari konsistensi mereka di depan gawang. Klub asal Paris itu selalu mencetak gol dalam 28 pertandingan terakhir di semua kompetisi sejak kalah 0-1 dari Paris FC pada Januari.
Catatan tersebut menjadi rentetan terpanjang PSG sejak mereka mencetak gol dalam 36 pertandingan beruntun pada periode September 2019 hingga Juli 2020.
Luis Enrique juga memiliki pengalaman apik di Piala Super Eropa. Pelatih PSG itu memenangi dua pertandingan sebelumnya di ajang ini, termasuk kemenangan atas Tottenham pada tahun lalu.
Baca Juga: PSG Juara Liga Champions 2025/2026 setelah Kalahkan Arsenal Lewat Drama Adu Penalti
Bahkan, Enrique pernah membawa Barcelona menang 5-4 atas Sevilla yang ketika itu dilatih Unai Emery pada Piala Super Eropa 2015.Pertandingan tersebut masih tercatat sebagai laga dengan jumlah gol terbanyak dalam sejarah Piala Super Eropa.
Pelatih PSG, Luis Enrique, menegaskan makna keberhasilan timnya di Eropa serta pentingnya menjaga mentalitas juara di tim.
“Ini bahkan lebih besar karena kami tahu kesulitan-kesulitan bermain melawan Arsenal, dan bagi kami sebagai sebuah tim dan sebuah kota, sungguh luar biasa untuk memenangkannya,” ungkap Luis, usai juara UCL musim lalu, dikutip Gulf Times.
Sementara Aston Villa, tetap memiliki peluang memberikan kejutan setelah menutup musim 2025/2026 dengan performa positif. Tim asuhan Unai Emery memenangi empat dari lima pertandingan terakhir dengan satu hasil imbang dan selalu mencetak minimal dua gol dalam setiap kemenangan.
Villa juga datang dengan status juara Liga Europa setelah mengalahkan Freiburg di final. Emiliano Buendía mencetak gol dalam laga tersebut, sedangkan dua pencetak gol lainnya, Youri Tielemans dan Morgan Rogers, sudah meninggalkan klub untuk bergabung dengan Manchester United dan Chelsea.
Masalahnya, Emery memiliki catatan buruk di Piala Super Eropa. Pelatih asal Spanyol itu selalu kalah dalam tiga penampilan sebelumnya, masing-masing bersama Sevilla pada 2014 dan 2015 serta Villarreal pada 2021.
Bahkan, Emery pernah kehilangan trofi setelah Villarreal kalah dari Chelsea melalui adu penalti pada 2021.
Situasi tersebut membuat sejarah kurang berpihak kepada Aston Villa saat harus menghadapi PSG yang sedang berada dalam momentum kuat.
Namun demikian, Unai Emery menilai laga kontra PSG menjadi kesempatan berharga untuk mengukur sejauh mana perkembangan timnya di kancah internasional.
“Bermain (di) Super Cup adalah kesempatan lain untuk berada di sana, kesempatan untuk memenangkan trofi, untuk bermain melawan PSG, tim yang saat ini lebih baik di dunia daripada tim-tim lain yang dapat kita bandingkan dengan mereka,” kata Unai Emery, dikutip dari laman Aston Villa.(jpc/int/tir)
Perkiraan Pemain
PSG (4-3-3): Matvey Safonov (GK); Illya Zabarnyi, Marquinhos, Willian Pacho, Nuno Mendes; João Neves, Vitinha, Dro Fernández; Ibrahim Mbaye, Senny Mayulu, Khvicha Kvaratskhelia. Pelatih: Luis Enrique.
Aston Villa (4-2-3-1): Marco Bizot (GK); Matty Cash, Ezri Konsa, Pau Torres, Ian Maatsen; João Gomes, Boubacar Kamara; John McGinn, Emiliano Buendía, Alejandro Garnacho; Ollie Watkins. Pelatih: Unai Emery.
Editor : Agus Jaka Purnama