MotoGP Inggris 2026 Bakal Menguras Fisik Pembalap

Agus Jaka Purnama • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 20:24 WIB
Marc Marquez, yang juga diunggulkan kembali juara di MotoGp Inggris, di Sirkuit Silverstone, pekan ini.(net)
Marc Marquez, yang juga diunggulkan kembali juara di MotoGp Inggris, di Sirkuit Silverstone, pekan ini.(net)

radarsampit.jawapos.com-MotoGP kembali bergulir akhir pekan ini setelah jeda musim panas tiga pekan. Marc Marquez kembali menjadi salah satu favorit juara setelah tampil impresif dalam beberapa balapan terakhir. Pasalnya, pembalap Ducati Lenovo Team itu memenangi tiga dari empat seri terakhir, yakni MotoGP Hungaria, Republik Ceko, dan Jerman.

Rangkaian hasil tersebut memangkas jaraknya dengan pemuncak klasemen Jorge Martin (Aprilia Racing) dari lebih dari 100 poin menjadi hanya terpaut 18 angka.

Pencapaian itu diraih ketika kondisi fisik Marc belum sepenuhnya pulih usai menjalani operasi bahu pada Mei lalu. Karena itu, juara dunia tujuh kali MotoGP  itu memilih memangkas waktu libur untuk memaksimalkan pemulihan.

"Jeda tiga pekan ini saya manfaatkan untuk beristirahat, mengisi ulang energi, dan menjaga kondisi dengan latihan fisik," ujar Marc seperti dikutip Crash.

Marc Marquez menyadari Silverstone merupakan salah satu sirkuit paling menuntut secara fisik."Silverstone adalah trek yang panjang dan sangat menguras tenaga. Ditambah lagi, ada faktor cuaca yang selalu sulit ditebak dan bisa mengubah jalannya balapan secara drastis," katanya.

Baca Juga: Setelah Tiga Pekan Libur, MotoGP dan Moto3 Digeber Lagi

Meski datang dengan performa terbaik, Marc diprediksi tidak akan mudah meraih kemenangan di Silverstone. Sirkuit sepanjang 5,9 kilometer tersebut memiliki banyak tikungan cepat dengan perubahan arah berkecepatan tinggi yang mirip dengan karakter Sirkuit Assen, Belanda.

Karakter lintasan seperti itu sempat menyulitkan Marc saat tampil di Assen. Demi menghindari risiko cedera, dia memilih tidak memaksakan diri dan akhirnya hanya finis di posisi ketujuh. Hasil tersebut menjadi satu-satunya balapan tanpa kemenangan dalam empat seri terakhir.

Rekor Marc di Silverstone juga tidak terlalu istimewa. Sepanjang kariernya di kelas premier, dia baru sekali menang di sirkuit tersebut, yakni pada musim 2014. Bahkan saat tampil dominan musim lalu, Marc hanya mampu finis di posisi ketiga.

Meski demikian, sejumlah rival utama Marc juga belum berada dalam kondisi ideal.Pemuncak klasemen Jorge Martin sudah melewati enam seri tanpa kemenangan. Juara dunia MotoGP 2024 itu terakhir kali memenangi balapan utama pada MotoGP Prancis, Mei lalu.

Rekan setim Martin di Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, juga baru menjalani operasi tulang selangka dan lutut kiri selama jeda musim panas. Pemenang MotoGP Inggris 2025 itu mengakui belum sepenuhnya pulih.

"Saya sadar fisik saya belum 100 persen, tetapi keinginan bertarung di lintasan sangat besar," ujar Bezzecchi.

Sementara itu, Francesco Bagnaia juga baru menjalani operasi untuk mengatasi masalah arm pump setelah MotoGP Jerman.

"Kondisi saya membaik selama jeda kemarin. Namun, saya belum menjajal motor MotoGP lagi sejak operasi," tutur juara MotoGP Inggris 2022 tersebut.

Kesimpulannya, dalam 11 edisi terakhir MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone, selalu muncul pemenang yang berbeda. Tradisi tersebut berpotensi berlanjut pada balapan akhir pekan ini. (bob/hen/jpc)

Editor : Agus Jaka Purnama
sirkuit motogp pembalap marc marquez Sirkuit Silverstone Inggris