radarsampit.jawapos.com-Persib Bandung vs Persebaya Surabaya akan meramaikan final Piala Presiden 2026, yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8), mulai pukul 19.30 WIB. Kedua tim sama-sama sempurna di turnamen ini. Namun mereka hanya memiliki waktu pemulihan 48 jam setelah semifinal, yang bisa membuat duel berlangsung ketat hingga akhir laga.
Dari statistik head to head kedua tim raksasa Liga Indonesia itu, dalam sembilan pertemuan terakhir di semua kompetisi, Persib Bandung mampu delapan kali menang atas Persebaya Surabaya. Namun, lima pertemuan terakhir menunjukkan persaingan mulai lebih berimbang.
Persib Bandung menang tiga kali, Persebaya Surabaya sekali menang, dan satu laga berakhir imbang, termasuk skor 2-2 pada pertemuan terakhir di Super League 2025-26.
Kondisi tersebut membuat prediksi final Piala Presiden 2026 tidak bisa hanya mengandalkan statistik masa lalu.
Saat ini, Persebaya Surabaya yang diasuh Bernardo Tavares menunjukkan kekuatan berbeda setelah selalu meraih kemenangan dalam empat pertandingan Piala Presiden 2026.
Perjalanan tim berjuluk Green Force itu menuju final juga konsisten. Persebaya Surabaya mengalahkan Persija Jakarta 1-0, PSMS Medan 1-0, Port FC 2-1, dan Arema FC 1-0, dengan total lima gol dan hanya kebobolan satu kali.
Sedangkan Persib Bandung, melewati Arema FC, DPMM FC, dan Tampines Rovers dengan kemenangan 1-0 sebelum mengalahkan Persija Jakarta 2-1.
Baca Juga: Presiden RI Prabowo Subianto Ungkapkan Keresahan, Timnas Sulit Masuk Piala Dunia
Sementara itu, Final Piala Presiden 2026 ini berpotensi menjadi duel ketahanan fisik, karena Persib Bandung dan Persebaya Surabaya sama-sama bermain di semifinal pada Selasa (4/8).
Pelatih Persib Bandung Igor Tolić sebelumnya menyoroti kondisi tersebut karena waktu istirahat pemain sangat singkat. Ia mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap kesehatan pemain untuk menjaga karier mereka, kompetisi Asia, dan kebutuhan tim nasional.
"Kami harus melindungi kesehatan pemain untuk pertandingan selanjutnya, untuk karier mereka, untuk kompetisi Asia, dan tim nasional," kata Tolić.
Persebaya Surabaya menghadapi persoalan serupa setelah menyingkirkan Arema FC dengan skor 1-0.
Bernardo Tavares menyebut pemainnya baru bisa beristirahat pada dini hari setelah laga melawan Port FC pada 1 Agustus, kemudian harus melakukan pemulihan, terbang ke Bali, dan kembali bertanding.
"Dalam kondisi seperti itu tentu sulit mengharapkan performa yang benar-benar maksimal. Karena itu saya sangat bangga dengan semangat juang mereka," ujar Tavares.
Rotasi pemain diprediksi menjadi opsi penting dalam final Piala Presiden 2026. Persib Bandung berpeluang menurunkan Mariano Peralta sejak awal setelah sang pemain sebelumnya menyandang status MVP Super League 2025-26.
Persib Bandung juga menghadapi persoalan lain karena sejumlah pemain dipanggil Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026.
Nama Thom Haye, Marc Klok, Eliano Reijnders, Beckham Putra, Sandy Walsh, dan Ragnar Oratmangoen membuat pilihan pemain Igor Tolić menjadi lebih terbatas.
Persebaya Surabaya juga berpotensi melakukan rotasi dengan Francisco Rivera sebagai salah satu opsi. Namun, Alex Martins pun masih absen setelah mengalami cedera dislokasi bahu ketika menghadapi Port FC pada pertandingan terakhir fase grup.(riz/lat/jpc)
Perkiraan Pemain
Persib Bandung (4-3-3): Teja Paku Alam; Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Gabriel Mutombo, Ikhwan Tanamal; Luciano Guaycochea, Adam Alis, Gakuto Notsuda; Uilliam Barros, Mariano Peralta, Balša Sekulić. Pelatih: Igor Tolić.
Persebaya Surabaya (4-2-3-1): Ernando Ari; Arief Catur Pamungkas, Risto Mitrevski, Yuran Fernandes, Jefferson; Gledson Paixão, Toni Firmansyah; Francisco Rivera, Malik Risaldi, Miguel Pereira; Yann Mabella. Pelatih: Bernardo Tavares.
Editor : Agus Jaka Purnama