Persaingan Papan Atas Klasemen MotoGP 2026 Makin Terbuka

Agus Jaka Purnama • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 06:15 WIB
Marc Marquez
Marc Marquez

radarsampit.jawapos.com-Perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 memasuki paruh musim kedua nampaknya bakal semakin sengit. Melewati 11 seri balapan, belum ada satu pun Rider yang mampu mendominasi klasemen. Lima pembalap posisi teratas hanya selisih 24 poin, menggambarkan persaingan terketat.

Jorge Martin masih memimpin klasemen sementara berkat konsistensinya sepanjang musim. Namun, keunggulannya belum aman karena Ai Ogura terus membayangi dengan selisih hanya 14 poin.Di belakang keduanya, Marc Marquez, Francesco Bagnaia, dan Pedro Acosta juga masih berada dalam jangkauan. Dengan selisih yang sangat tipis, peluang kelima pebalap tersebut untuk menjadi juara dunia masih sama-sama terbuka.

Marc Marquez masih menjadi sorotan. Pebalap Ducati itu sempat kehilangan banyak poin setelah absen di MotoGP Prancis dan Catalunya karena menjalani operasi cedera kaki serta gangguan saraf di bahu kanannya.

Namun sejak kembali membalap di Mugello, Marquez tampil impresif. Dari total 185 poin yang tersedia sejak comeback, ia mengoleksi 133 poin, menjadikannya pebalap dengan perolehan poin terbanyak pada periode tersebut.

MotoGP 2026 juga memperlihatkan bagaimana dominasi pabrikan nyaris tak terlihat. Aprilia sempat membuka musim dengan sangat meyakinkan melalui Marco Bezzecchi, tetapi kehilangan momentum setelah serangkaian insiden membuat pebalap Italia itu gagal meraih poin dalam empat balapan utama secara beruntun. Kondisi itu membuka kembali persaingan di papan atas.

Baca Juga: Marc Marquez Rajai MotoGP Jerman 2026

Konsistensi kembali menjadi faktor penentu dalam era Sprint Race. Pebalap tak cukup hanya tampil cepat pada balapan utama, tetapi juga harus rutin mengumpulkan poin di Sprint karena setiap akhir pekan kini menyediakan poin lebih banyak dibanding era sebelumnya.

Dalam catatan Motosan, situasi ini mengingatkan pada MotoGP 2024 ketika Francesco Bagnaia memenangi lebih banyak balapan Grand Prix, tetapi gagal menjadi juara dunia karena kalah konsisten dibanding Jorge Martin sepanjang musim. (dt/int)

 

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
motogp rider Balapan marc marquez