Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Prediksi Norwegia vs Inggris, Bentrok Dua Tim dengan Ritual Ikonik

Agus Jaka Purnama • Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:54 WIB
ilustrasi-AI
ilustrasi-AI

radarsampit.jawapos.com-Inggris dan Norwegia memiliki ritual ikonik dengan suporternya  di Piala Dunia 2026., yang menyiratkan kekuatan besar mereka.

Semua pemain Inggris selalu merapatkan barisan setiap di akhir laga. Harry Kane dan kawan-kawan saling merangkul, lalu berdiri menghadap ke arah tribune pendukung mereka. Kemudian bersama-sama menyanyikan ”Wonderwall”, lagu dari grup band ternama Inggris, Oasis. Ritual itu pun menjadi bahan bakar bagi The Three Lions untuk bertahan di turnamen.

Ritual timnas Norwegia tak kalah ikonik dan viral, yakni Viking Row (Dayung Viking). Sebuah selebrasi di mana para pemain dan ribuan suporter duduk bersama di tribun lalu melakukan gerakan mendayung perahu secara serentak sambil meneriakkan yel-yel "Ro!" mengikuti irama tabuhan drum.

Ritual ini pertama kali dipopulerkan oleh suporter Norwegia dan kemudian menjadi selebrasi sakral bagi tim nasional setelah mereka mencetak kemenangan di Piala Dunia. Gerakan ini terinspirasi oleh nenek moyang mereka, bangsa Viking, yang dikenal sebagai pelaut Skandinavia yang pemberani.

Dua tim dengan ritual ikonik itu pun bakal bentrok pada babak perempat final Piala Dunia 2026 di Miami Stadium, Minggu (12/7/2026) pukul 04.00 WIB.

Inggris datang ke babak delapan besar setelah menyingkirkan Meksiko dengan skor 3-2. Kemenangan itu terasa spesial karena mereka mampu bertahan meski bermain dengan 10 orang setelah Jarell Quansah menerima kartu merah pada babak kedua.

The Three Lions unggul dalam rekor pertemuan dengan tujuh kemenangan dari 12 laga, sementara Norwegia hanya dua kali menang sehingga duel ini menjadi ujian besar bagi Erling Haaland dan kolega untuk mengubah sejarah.

Pertemuan Norwegia melawan Inggris di perempat final Piala Dunia 2026 menjadi duel pertama kedua negara di putaran utama turnamen besar.Selama ini, mereka hanya saling berhadapan pada laga persahabatan internasional dan kualifikasi Piala Dunia.

Dari total 12 pertemuan, Inggris tampil jauh lebih dominan dengan tujuh kemenangan. Norwegia hanya mampu meraih dua kemenangan, sedangkan tiga pertandingan lainnya berakhir imbang.

Dominasi The Three Lions juga terlihat dalam empat pertemuan terakhir. Inggris tidak pernah kalah dan sukses membukukan dua kemenangan serta dua hasil imbang.

Menariknya, Norwegia gagal mencetak satu gol pun dalam empat laga terakhir menghadapi Inggris. Sebaliknya, pertahanan Inggris hanya kebobolan dua gol sepanjang periode tersebut.

Namun saat ini, Norwegia sedang berada dalam performa terbaik usai mengalahkan Brasil 2-1. Erling Haaland menjadi sosok penentu kemenangan berkat dua gol yang membawa tim Skandinavia itu melangkah ke perempat final. Hasil tersebut juga membuat tim asuhan Stale Solbakken semakin percaya diri menghadapi salah satu favorit juara.

Kesempatan mencetak sejarah juga terbuka lebar bagi Norwegia. Jika mampu menyingkirkan Inggris, mereka akan menembus semifinal Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Baca Juga: Tanggapan Pierluigi Collina Soal Kontroversi Wasit saat Argentina vs Mesir :Tidak ada yang dapat meragukan integritas ofisial pertandingan Piala Dunia

Kondisi skuad Norwegia juga berada dalam situasi ideal. Tidak ada laporan cedera serius sehingga Solbakken diperkirakan tetap mempertahankan komposisi terbaiknya.

Erling Haaland masih menjadi ancaman utama di lini depan setelah mengoleksi tujuh gol sepanjang turnamen. Ketajamannya akan didukung kreativitas Martin Odegaard serta kecepatan Antonio Nusa dalam membangun serangan balik.

Norwegia diperkirakan turun dengan formasi 4-3-3. Nyland akan mengawal gawang, didukung Marcus Holmgren Pedersen, Ajer, Ostergard, dan Bjorkan di lini belakang.

Lini tengah kemungkinan diisi Thorstvedt, Berge, dan Martin Odegaard sebagai kapten. Sementara trio Antonio Nusa, Erling Haaland, dan Alexander Sorloth akan menjadi andalan di sektor depan.

Sementara di kubu Inggris, diprediksi menggunakan formasi 4-3-3. Jordan Pickford dipercaya mengawal gawang dengan Reece James, John Stones, Marc Guehi, dan Tino Livramento mengisi barisan pertahanan.

Declan Rice, Elliot Anderson, dan Jude Bellingham diperkirakan menguasai lini tengah. Bukayo Saka, Harry Kane, serta Marcus Rashford menjadi pilihan utama untuk membongkar pertahanan Norwegia.

Kedalaman skuad menjadi salah satu keunggulan Inggris. Tuchel memiliki lebih banyak opsi untuk mengubah jalannya pertandingan apabila laga berlangsung ketat hingga babak kedua.

Pertandingan ini diperkirakan berlangsung terbuka karena kedua tim sama-sama memiliki lini depan yang produktif. Norwegia mengandalkan efektivitas serangan balik melalui Haaland, sedangkan Inggris memiliki kualitas individu yang merata di setiap lini.(riz/hen/jpc)

 

 

 

 

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#Norwegia vs Inggris #TheThree Lions #Viking Row #Erling Haaland #piala dunia 2026