radarsampit.jawapos.com-Cristiano Ronaldo belum menutup pintu untuk tetap membela negaranya di ajang lain. Termasuk Euro 2028 yang akan berlangsung dua tahun lagi. Pernyataan tersebut disampaikan Ronaldo setelah timnas Portugal harus mengakhiri langkah di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Portugal tersingkir usai kalah dramatis dari Spanyol lewat gol Mikel Merino pada masa injury time.
Kekalahan itu menjadi pukulan berat bagi Ronaldo. Selain mengakhiri perjalanan timnas Portugal di turnamen piala dunia, hasil tersebut juga memastikan impiannya mengangkat trofi Piala Dunia tidak akan terwujud.
Meski terlihat menangis seusai pertandingan, Ronaldo tetap menunjukkan sikap tegar saat berbicara kepada media. Pemain berusia 41 tahun itu mengaku sudah memberikan seluruh kemampuan terbaiknya selama membela Portugal.
"Saya sedih mengakhiri Piala Dunia dengan cara seperti ini. Namun saya sudah memberikan segalanya dan saya pergi dengan hati yang tenang," ujar Ronaldo.
Dia menegaskan bahwa sepak bola selalu menghadirkan dua sisi, yaitu kemenangan dan kekalahan. Menurut dia, seorang pemain harus siap menerima hasil apa pun dan tetap melanjutkan perjalanan.
Ronaldo kemudian mengonfirmasi bahwa Piala Dunia 2026 adalah penampilan terakhirnya di ajang empat tahunan tersebut. "Ya, ini adalah Piala Dunia terakhir saya," kata dia.
Meski begitu, mantan pemain Sporting CP, Manchester United, Real Madrid, dan Juventus itu belum ingin mengambil keputusan terkait masa depannya bersama Timnas Portugal. Ronaldo memilih memberi waktu untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarga sebelum menentukan langkah berikutnya.
"Saya ingin berpikir dengan tenang dan tidak mengambil keputusan ketika emosi masih tinggi. Setelah itu, hidup akan terus berjalan," lanjut Ronaldo.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Berduka, Gol Tunggal Spanyol Akhiri Perjalanan Portugal di Piala Dunia 2026
Ucapan tersebut langsung memunculkan spekulasi bahwa Ronaldo masih membuka peluang tampil di Euro 2028. Jika benar terjadi, dia akan berusia 43 tahun saat turnamen berlangsung.
Bagi Ronaldo, Kejuaraan Eropa memiliki tempat yang sangat spesial dalam perjalanan karirnya. Dia menjadi bagian penting ketika Portugal meraih gelar Euro 2016, trofi internasional pertama dalam sejarah sepak bola negara tersebut.
Bahkan Ronaldo menyebut keberhasilan menjuarai Euro 2016 memiliki nilai yang sama besarnya dengan memenangkan Piala Dunia.
"Saya sudah memenangkan tiga gelar bersama Portugal. Sebelum itu, Portugal belum pernah meraih gelar. Bagi saya, gelar Euro 2016 memiliki nilai yang sama seperti Piala Dunia," ucap dia.
Saat ini Ronaldo masih terikat kontrak bersama Al-Nassr hingga Juni 2027. Kontrak tersebut membuatnya diperkirakan masih aktif bermain saat berusia 42 tahun.
Selain itu, ia juga masih memiliki target pribadi yang belum tercapai. Ronaldo hanya membutuhkan 24 gol lagi untuk menembus angka 1.000 gol sepanjang karir profesionalnya, sebuah pencapaian yang belum pernah diraih pemain lain di level sepak bola modern.
Sepanjang karir internasionalnya, Ronaldo juga masih memegang rekor sebagai pemain dengan jumlah penampilan dan gol terbanyak untuk tim nasional putra.
Berbeda dengan Ronaldo, Neymar jr memilih mengumumkan pengunduran dirinya dari tim nasional Brasil setelah kekalahan 1-2 dari Norwegia pada babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026.
Dilansir dari laman Al-Jazeera pada Selasa (7/7), penyerang berusia 34 tahun itu menyampaikan keputusan tersebut seusai pertandingan yang sekaligus mengakhiri langkah Brasil di turnamen.
Neymar menyatakan perjalanan panjangnya bersama tim nasional telah berakhir setelah memberikan seluruh kemampuannya untuk Selecao.
Dalam pertandingan tersebut, Neymar mencetak satu-satunya gol Brasil melalui tendangan penalti setelah masuk sebagai pemain pengganti. Meski berhasil memperkecil ketertinggalan, gol tersebut tidak mampu menyelamatkan Brasil dari kekalahan dan eliminasi.
Seusai peluit akhir berbunyi, Neymar tampak menangis dan mendapat dukungan dari rekan-rekan setimnya di lapangan.
Neymar melakoni debut bersama tim nasional Brasil pada 10 Agustus 2010 dalam laga persahabatan melawan Amerika Serikat di Stadion MetLife, New Jersey. Selama membela Brasil, ia berhasil menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional, melampaui catatan legenda sepak bola Pele.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir karier internasionalnya kerap terganggu oleh cedera yang membatasi kontribusinya di lapangan.
Pada Piala Dunia FIFA 2026, Neymar hanya tampil dalam dua dari lima pertandingan Brasil karena masih berjuang memulihkan cedera betis kanan yang berulang. Berakhirnya karier internasional Neymar menandai dimulainya masa transisi bagi tim nasional Brasil menuju generasi baru. (ris/han/jpc)
Editor : Agus Jaka Purnama