Kemenangan Norwegia melawan Brasil dengan skor 2-1, Senin (6/7) dini hari WIB, menunjukkan performa bahwa mereka adalah salah satu satu tim terbaik di Eropa dan dunia dalam Piala Dunia 2026 ini.
Namun bagi Brasil, kekalahan ini merupakan kali pertama Brasil tersingkir di babak 16 besar sejak Piala Dunia 1990 di Italia, saat dikalahkan Argentina. Dalam delapan edisi Piala Dunia setelah itu, Brasil selalu mampu melaju setidaknya ke perempat final.
Kekalahan ini juga menjadi pukulan bagi pelatih Carlo Ancelotti, yang baru dipercaya menangani Brasil dengan harapan mengembalikan kejayaan tim lima kali juara dunia tersebut. Meski diperkuat deretan pemain bintang seperti Neymar, Vinícius Junior, Endrick, dan Bruno Guimarães, Brasil dinilai gagal menampilkan permainan yang solid sepanjang laga.
Laga ini juga menjadi penampilan terakhir Neymar jr bersama timnas Brasil, setelah 130 penampilan dengan produktivitas terbanyak di timnas lima kali juara dunia itu, yakni 80 gol.
Penampilan Neymar di babak 16 besar Piala Dunia 2026 itu juga menjadi yang terakhir. Di usia yang sudah 34 tahun, peluang Neymar untuk membawa Brasil menjadi juara dunia sudah pupus. Hal itu melihat dari kondisi fisiknya yang kerap cedera.
Sesaat setelah peluit panjang berbunyi di Stadion MetLife, Neymar tampak terjatuh ke rumput sambil menangis sesegukan. Ia kemudian mendapat pelukan dan dukungan dari rekan-rekan setimnya.
"Saya sudah mencoba. Saya sudah mencoba. Sekarang sudah selesai. Saya memulai di sini, dan akan mengakhirinya di sini," ucapnya usai laga kepada Globo, seolah menegaskan ia akan pensiun dari timnas selepas Piala Dunia 2026.
Sementara itu, striker Norwegia Erling Haaland mengaku sedang dalam performa terbaiknya di Piala Dunia 2026. Ia pun tak menyangka bisa memenangkan laga melawan Brasil. Dalam setiap pertandingan, striker Manchester City itu selalu bisa mencetak gol ketika mendapatkan peluang.
Baca Juga: Tragis, Brasil Tersingkir di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 setelah Kalah 2-1 dari Norwegia
"Saya mencapai performa terbaik saya dua kali di Piala Dunia. Jika saya mendapatkan satu atau dua peluang, biasanya akan berujung gol. Saya tidak tahu bagaimana saya melakukannya, tetapi itu adalah sifat saya. Ini semua tentang konsentrasi," ungkapnya, usai menjalani babak 16 besar tersebut.
Saat laga melawan Brasil, Haaland menjadi ancaman nyata bagi lini pertahanan. Secara statistik permainannya yang dilansir Fotmob, penyerang 25 tahun itu mencatatkan tendangan terbanyak dan menghasilkan dua gol. Dua gol yang dicetaknya menjadi penentu kemenangan 2-1 Timnas Norwegia sekaligus mengakhiri langkah salah satu favorit juara di turnamen tersebut.
Berkat tambahan dua gol itu, Erling Haaland kini mengoleksi total tujuh gol sepanjang Piala Dunia 2026. Catatan tersebut membuatnya memimpin daftar top skor sementara bersama Lionel Messi dan Kylian Mbappe.
Selanjutnya, timnas Inggris mengunci tiket perempat final setelah membungkam tuan rumah Meksiko di Estadio Banorte, Mexico City, Senin, 07.00-10.00 WIB.
Perjalanan Timnas Meksiko di Piala Dunia 2026 kembali berakhir dengan cara yang sudah sangat akrab bagi para pendukungnya. Setelah berhasil melewati fase grup, El Tri harus mengakhiri langkah di babak 16 besar usai dikalahkan Inggris dengan skor 3-2.
Hasil tersebut memperpanjang catatan panjang kegagalan Meksiko menembus perempat final Piala Dunia. Kekalahan ini bukan sekadar hasil dari satu pertandingan.
Bagi Meksiko, babak 16 besar seolah menjadi penghalang yang terus menghentikan langkah mereka selama lebih dari tiga dekade. Jika melihat sejarah, Meksiko sudah berkali-kali tampil konsisten di fase grup.
Yang membuat catatan ini semakin menarik adalah kegagalan tersebut juga terjadi ketika Meksiko menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026. Bermain di depan pendukung sendiri ternyata belum mampu mengubah sejarah panjang yang terus membayangi mereka.
Kekalahan Meksiko ini juga menjadi akhir karir Guillermo Ochoa (40), bersama timnas yang dibelanya dalam 4 edisi Piala Dunia.
Momen perpisahan tersebut menjadi salah satu kisah paling emosional di turnamen, ketika Ochoa terlihat duduk sendirian di bangku cadangan, sambil bercucuran air mata usai peluit panjang berbunyi.
The Three Lions selanjutnya akan akan bersua Norwegia di Stadion Miami, Sabtu 12 Juli 2026. Pertemuan tersebut diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama sedang berada dalam performa terbaik. Inggris memiliki kepercayaan diri tinggi setelah lolos meski sempat bermain dengan 10 pemain, sementara Norwegia datang dengan modal kemenangan mengejutkan atas Brasil.(int/jpc)
Editor : Agus Jaka Purnama