Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Cetak 2 Gol, CR7 kembali Menyala di Piala Dunia 2026. Ada Peluang Bertemu Leonel Messi di 32 Besar

Agus Jaka Purnama • Rabu, 24 Juni 2026 | 21:43 WIB
Cristiano Ronaldo menerima Man of The Match, Portugal vs Uzbekistan (net)
Cristiano Ronaldo menerima Man of The Match, Portugal vs Uzbekistan (net)

radarsampit.jawapos.com-Cristiano Ronaldo atau biasa digelari CR7 mencetak dua gol untuk membawa Portugal menang telak 5-0 atas Uzbekistan, sementara Kolombia memastikan lolos ke fase gugur dan Kroasia menjaga asa setelah meraih kemenangan pada lanjutan laga Piala Dunia 2026, Rabu WIB.

Portugal tampil dominan saat menghadapi Uzbekistan di Houston Stadium. Ronaldo membuka keunggulan pada menit keenam sebelum Nuno Mendes menggandakan skor.

Kapten Portugal itu kemudian mencetak gol keduanya untuk memperlebar jarak, sebelum rekan-rekannya melengkapi kemenangan besar yang membawa tim semakin dekat ke babak berikutnya dari Grup K.

"Rekor selalu menyenangkan, tetapi tujuan saya adalah membantu tim nasional mencapai targetnya," kata Ronaldo setelah pertandingan, dikutip dari FIFA.

Baca Juga: Prediksi Skotlandia vs Brasil di Piala Dunia 2026. Tantangan Berat Tim Samba dari Tartan Army

Dua gol tersebut membuat Ronaldo kembali menorehkan sejarah di panggung sepak bola dunia. Pada usia 41 tahun 138 hari, ia menjadi pemain tertua kedua yang mencetak gol di putaran final Piala Dunia.

Catatan itu hanya kalah dari legenda Kamerun Roger Milla yang mencetak gol pada usia 42 tahun 39 hari saat Piala Dunia 1994.

Pelatih Portugal Roberto Martinez memuji respons timnya setelah penampilan yang dinilai kurang meyakinkan pada laga sebelumnya. Menurut dia, Portugal menunjukkan kematangan dan kualitas permainan yang lebih baik untuk meraih kemenangan meyakinkan atas Uzbekistan.

Usai pertandingan, Ronaldo berseloroh bahwa kemungkinan menghadapi Argentina di babak gugur akan menjadi momen yang luar biasa. Argentina sendiri diperkuat oleh Lionel Messi, rival abadi Ronaldo yang sepanjang karier keduanya kerap dibandingkan.

“Saya tidak tahu bagaimana menjawabnya, tapi tentu saja itu akan luar biasa,” ujar Ronaldo dikutip dari ESPN.

Menariknya, sepanjang karier gemilang keduanya, Ronaldo dan Messi belum pernah saling berhadapan di turnamen besar level internasional. Hal itu membuat potensi duel di Piala Dunia 2026 masih terbuka. Kemenangan besar atas Uzbekistan juga menjadi jawaban atas kritik yang sempat menghantam Portugal usai hasil imbang melawan RD Kongo di laga pembuka.

Saat itu, performa Cristiano Ronaldo dan tak-tik pelatih Roberto Martinez mendapat sorotan tajam dari media. Ronaldo pun mengakui tekanan itu, tetapi sang pemain menanggapinya dengan profesional.

“Itu adalah pekan yang sangat berat dan sulit dengan opini publik yang sangat keras terhadap semua pemain, terutama kepada saya dan pelatih. Namun, saya tidak mempermasalahkannya,” ujarnya.

Ronaldo juga menyinggung bagaimana penilaian publik sering berubah-ubah. “Saya sudah berada di profesi ini selama 23 tahun dan setiap kali segalanya berjalan baik, ‘Cristiano bermain luar biasa,’ tetapi ketika berjalan buruk, ‘Cristiano sudah habis, dia terlalu tua.’ Itu akan selalu seperti itu. Tapi hari ini kami meresponsnya dengan sangat baik,” lanjut Ronaldo.

Ketika kembali ditanya soal Messi, Ronaldo pilih menghindar. “Pertanyaan selanjutnya,” kata Ronaldo.

Terkait perebutan gelar Sepatu Emas dengan Messi, Kylian Mbappe, dan Erling Haaland pemain dengan julukan CR7 itu menegaskan bahwa tim jauh lebih penting dibandingkan pencapaian individu.

Meskipun demikian, pemain berusia 41 tahun itu menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini ialah memastikan tim lolos ke-32 besar. “Kami fokus pada kemenangan hari ini dan bersiap untuk laga berikutnya. Target utama adalah lolos dari fase grup dan kami berhasil melakukannya,” tambahnya.

Sementara itu, di pertandingan lain Grup K, Kolombia mengamankan tempat di fase gugur setelah menundukkan Republik Demokratik Kongo dengan skor tipis 1-0 di Guadalajara Stadium.

Kolombia mendominasi jalannya pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang, namun penampilan gemilang kiper Kongo Lionel Mpasi membuat gawang tim Afrika itu sulit ditembus. Mpasi berkali-kali menggagalkan upaya para pemain Kolombia sepanjang laga.

Kebuntuan akhirnya pecah ketika pertandingan memasuki 15 menit terakhir. Bek kanan Daniel Munoz membantu serangan melepaskan tembakan yang berubah arah setelah mengenai pemain lawan dan gagal diantisipasi Mpasi.

Kolombia sebenarnya sempat menambah keunggulan melalui Luis Diaz. Namun dua gol yang dicetak penyerang Liverpool tersebut dianulir wasit sehingga skor 1-0 bertahan hingga laga usai.Kemenangan itu memastikan tim asuhan Nestor Lorenzo melaju ke fase berikutnya dan menjaga peluang untuk mengakhiri fase grup sebagai juara Grup K.

Sementara itu, Kroasia meraih kemenangan perdana mereka di Grup L setelah mengalahkan Panama 1-0 di Toronto Stadium. Gol semata wayang Kroasia dicetak Ante Budimir yang masuk sebagai pemain pengganti pada awal babak kedua.

Kemenangan tersebut membuat Kroasia kembali bersaing dalam perebutan tiket ke fase gugur. Sebaliknya, kekalahan itu memastikan Panama tidak lagi memiliki peluang untuk melanjutkan perjalanan mereka.

Pada laga lain di Grup L, Inggris harus puas berbagi poin setelah ditahan Ghana tanpa gol di Boston Stadium.

The Three Lions mendominasi pertandingan dengan mencatatkan 18 percobaan tembakan. Namun, mereka gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas akibat kokohnya lini pertahanan Ghana dan penampilan impresif kiper Benjamin Asare.

Meski gagal meraih kemenangan, hasil imbang tersebut membuat Inggris dan Ghana tetap berada di posisi terdepan dalam persaingan Grup L.Kedua tim kini berada dalam jalur yang baik untuk mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Dengan rampungnya matchday kedua, pertandingan terakhir fase grup akan menjadi penentu nasibsetiap tim. Juara grup, runner-up, serta delapan tim peringkat ketiga terbaik akan berhak melaju ke fase gugur.

Hingga saat ini, tujuh tim telah memastikan tiket ke babak 32 besar. Mereka adalah Meksiko, AmerikaSerikat, Argentina, Jerman, Prancis, Norwegia, dan Kolombia.(ant/int)

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#Menyala #portugal #uzbekistan #cristiano ronaldo #piala dunia 2026