Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kembalinya La Furia Roja. Spanyol Cukur Arab Saudi 4-0

Agus Jaka Purnama • Senin, 22 Juni 2026 | 21:20 WIB
Selebrasi Lamine Yamal setelah membuka keunggulan untuk Spanyol, saat mengalahkan Arab Saudi, Senin (21/6) dini hari WIB.(net)
Selebrasi Lamine Yamal setelah membuka keunggulan untuk Spanyol, saat mengalahkan Arab Saudi, Senin (21/6) dini hari WIB.(net)

Pertandingan pada hari ke-11 Piala Dunia 2026 Senin (22/6) WIB, dua timnas berhasil meraih kemenangan dan empat timnas meraih hasil imbang.

Duel antara Spanyol vs Arab Saudi membuka rangkaian laga. Tim berjuluk La Furia Roja, yang sebelumnya hanya bermain imbang versus Cape Verde di laga pembuka, kali ini  membantai timnas Arab Saudi 4-0.

Dalam laga di Mercedes-Benz Stadium, Georgia, Amerika Serikat (AS), Juara Piala Eropa 2024 itu, tampil mendominasi permainan, dan hampir tak memberikan ruang tembak bagi pemain Arab Saudi.

Lamine Yamal membuka keunggulan Spanyol pada menit 10, disusul brace dari Mikel Oyarzabal (21’ dan 24’). Derita Arab Saudi pun terasa lengkap usai Hassan Al-Tombakti membobol gawangnya sendiri pada menit 49.

Selanjutnya, laga bergeser ke SoFi Stadium, California, AS, antara Belgia vs Iran. Dalam duel ini, baik The Red Devils maupun Team Melli gagal mencetak gol, sehingga harus puas berbagi satu angka.

Baca Juga: Jepang Mengganas, Belanda Buktikan Kelas di Fase Grup Piala Dunia 2026

Hasil tersebut membuat Belgia dan Iran sama-sama belum meraih kemenangan. Keduanya juga meraih hasil imbang atas lawan-lawannya pada laga perdana Grup G Piala Dunia 2026.

Skor imbang juga terjadi dalam laga Uruguay vs Tanjung Verde di Hard Rock Stadium, Florida, AS. Kedua tim saling berbalas gol yang memberikan hiburan berkelas.

Tanjung Verde unggul terlebih dulu berkat gol Kevin Pina (21’) yang dibalas oleh Maximiliano Araujo (44’). Uruguay bahkan sempat membalikkan kedudukan usai Agustin Canobbio mencetak gol sebelum turun minum (45+6’). Namun, duel sengit ini berakhir imbang pasca gol Helio Varela pada menit 61.

Kemudian, pertemuan antara Selandia Baru vs Mesir menutup rangkaian laga hari ke-11 Piala Dunia 2026. Selandia Baru sempat berada di atas angin setelah Finn Sirman mencatatkan namanya di papan skor pada menit 15. Namun, Mesir menyalip pada babak kedua berkat aksi Mostafa Ziko (58’), Mohamed Salah (67’), dan Mahmoud Hasan (82’).

Mengulas penampilan Spanyol pada laga kedua mereka di Piala Dunia 2026, kembalinya Lamine Yamal langsung membawa angin segar bagi timnas Spanyol. Setelah tampil mengecewakan saat ditahan Tanjung Verde tanpa gol di laga pembuka, La Roja bangkit dengan cara yang meyakinkan usai membantai Arab Saudi 4-0 dalam pertandingan Grup H Piala Dunia 2026.

Pelatih timnas Spanyol Luis de la Fuente mengingatkan agar publik tidak terburu-buru membandingkan lamine Yamal dengan Lionel Messi atau Diego Maradona. Namun, melihat dampak instan yang diberikan pemain berusia 18 tahun itu, sulit untuk tidak terbawa euforia.

Melansir ESPN, De la Fuente menyebut Lamine Yamal sebagai seorang jenius. ”Dia seperti Salvador Dali atau Michelangelo. Mereka berbeda. Apa yang tampak luar biasa bagi kita, belum tentu luar biasa bagi mereka,” ujar sang pelatih.

Perubahan lain yang tak kalah penting adalah peran Pedri yang dimainkan lebih dalam berdampingan dengan Rodri. Hal tersebut membuat Spanyol lebih mudah mengendalikan tempo permainan, sementara Dani Olmo beroperasi bebas sebagai gelandang serang.

Hasilnya langsung terlihat. Spanyol tampil jauh lebih agresif dibandingkan laga pertama dan mendominasi sejak peluit awal dibunyikan.

Spanyol pun terus berusaha mengalirkan bola ke sisi kanan, tempat Yamal menjadi pusat permainan. Usahanya akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-35. Umpan silang akurat Mikel Oyarzabal disambut Yamal di tiang jauh untuk membawa Spanyol unggul 1-0.

Pemain berusia 18 tahun itu pun merayakan gol pertamanya di Piala Dunia dengan meluncur ke arah bendera sudut sebelum berlutut dan mencium rumput.

”Ini istimewa. Saya selalu bermimpi bermain di Piala Dunia dan mencetak gol di pertandingan pertama saya sebagai starter adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Saya menonton Piala Dunia terakhir dari kelas di sekolah,” kata Yamal.

Mikel Oyarzabal juga tampil tak kalah gemilang. Penyerang Real Sociedad itu memberikan assist untuk gol pembuka Yamal sebelum mencetak dua gol dalam rentang tiga menit yang membuat Arab Saudi benar-benar tak berdaya.

Gol pertamanya menunjukkan insting seorang striker murni. Dia membaca arah bola dengan sempurna, melakukan kontrol cerdas, lalu menuntaskannya dengan tenang.

Oyarzabal bahkan hampir mencetak hattrick sebelum turun minum, tetapi tendangannya masih membentur mistar gawang. Dengan skor sudah 3-0, De la Fuente memutuskan menarik keluar Oyarzabal dan Yamal saat jeda babak pertama.

”Kami memang sudah merencanakannya. Hari ini adalah langkah penting bagi Lamine. Dia masih lapar dan itu membuat kami senang,” ujar  sang pelatih, De la Fuente.(yan/lat/jpc)

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#Spanyol vs Arab Saudi #amerika serikat #timnas #lamine yamal #piala dunia 2026