radarsampit.jawapos.com-Shin Tae-yong resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu diikat kontrak selama tiga tahun lamanya.
Hal itu diungkapkan langsung Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, dalam konferensi pers yang berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (8/6/2026) siang WIB.
“Durasi kontrak kurang lebih 3 tahun,” ungkap Prapanca dalam konferensi pers di JIS kepada wartawan, Senin (8/6/2026).
Prapanca menjelaskan bahwa pemberian kontrak jangka panjang merupakan bagian dari proses membangun Persija Jakarta. Manajemen ingin pelatih asal Korea Selatan itu terlibat lebih dalam, terutama dalam pengembangan talenta muda Macan Kemayoran.
“Seperti yang dijelaskan di awal, kita berproses. Jadi tentunya coach Shin perlu terlibat dalam infrastruktur Persija terutama pengembangan pemain muda kita. Semua coba kita akselerasi selama tiga tahun kedepan,” terang Prapanca.
Prapanca turut membeberkan bahwa Persija Jakarta sudah melakukan pendekatan dengan Shin Tae-yong sudah cukup lama. Kata dia, manajemen melakukan manuver untuk mencari pelatih baru setelah melihat tren Macan Kemayoran ketika itu.
“Prosesnya cukup panjang mungkin di week ke-27 atau 25 saya lupa, itu kami melakukan diskusi intens di internal kami dan kami melihat perkembangan Persija sehingga kami mendiskusikan tentang head coach,” tutur Prapanca.
Prapanca mengakui bahwa kinerja pelatih Mauricio Souza sangat baik dengan membawa Persija Jakarta finis peringkat ketiga dengan raihan 71 poin. Tapi sayang, pelatih asal Brasil itu gagal memenuhi target juara sehingga manajemen bergerak mecari pelatih baru.
“Saat itu Coach Mauricio sudah berikan yang terbaik tapi ya balik lagi kita punya target tinggi sehingga kami putuskan untuk mulai pencarian pelatih baru untuk musim 2026/2027,” papar Prapanca.
Baca Juga: Kalahkan Persija Jakarta 2-1, Persib Bandung Kokoh di Puncak
Sementara Shin Tae-yong, mengaku sudah sangat mengenal Persija Jakarta karena pengalamannya lima tahun menangani Timnas Indonesia. Pelatih berusia 57 tahun itu kurang lebih telah mengetahui bagaimana kualitas pemain Macan Kemayoran.
“Selama lima tahun saya menangani Timnas Indonesia, saya juga sering menggunakan stadion utama yang dipakai Persija Jakarta. Karena itu, saya sering melihat pertandingan Persija Jakarta dan merasa bahwa mereka adalah tim yang bagus. Selain itu, di Liga Indonesia juga ada tim-tim kuat seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, Borneo, dan Bali,” kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers di JIS, Senin (8/6/2026).
Lebih jauh, Shin Tae-yong mengungkapkan ada satu momen di mana ia dikontak langsung oleh pemilik Persija Jakarta. Dari situ, ia merasa tertantang dan akhirnya menerima pinangan untuk menjadi pelatih baru skuad Macan Kemayoran.
“Kemudian, pak Nirwan (pemilik Persija Jakarta) secara mendadak mengundang saya untuk bertemu. Dalam pertemuan itu, saya merasa ingin mencoba tantangan baru, datang ke Persija Jakarta dan membangun sesuatu di sana, baik dari sisi sistem maupun membantu perkembangan Liga Indonesia agar bisa menjadi lebih maju lagi. Karena itulah saya akhirnya datang ke tim ini,” terangnya.
Shin Tae-yong menegaskan bahwa dirinya ingin memberikan prestasi terbaik untuk Persija Jakarta. Eks pelatih Timnas Indonesia itu juga berharap bisa membangun skuad terbaiknya demi mewujudkan target juara Macan Kemayoran.
“Target saya tentu saja meraih hasil yang bagus. Saya datang ke sini untuk membawa pemain-pemain bagus dan membangun tim yang memainkan sepak bola yang disukai para suporter, tim yang selalu ingin didukung oleh fans Persija Jakarta dan membuat mereka ingin datang menonton pertandingan,” ujarnya.
Shin Tae-yong bukan nama asing bagi pencinta sepak bola tanah air. Pelatih asal Korea Selatan itu merupakan sosok yang sukses membawa Timnas Indonesia mencetak berbagai sejarah dalam periode 2019-2025. Warisan terbesarnya adalah meloloskan tiga kelompok usia Timnas Indonesia ke putaran final Piala Asia, yakni U-20, U-23, dan senior.
Timnas Indonesia tampil di Piala Asia 2023 setelah penantian 18 tahun lamanya. Dalam ajang tersebut, Shin Tae-yong juga kembali cetak sejarah karena membawa Skuad Garuda pertama kalinya lolos ke fase gugur alias babak 16 besar.
Yang paling dikenang tentunya ketika Shin Tae-yong membawa Timnas Indonesia melaju ke babak ketiga Piala Dunia 2026 Zona Asia. Namun sayang, di fase akhir babak ketiga, PSSI mendepak pelatih asal Korea Selatan tersebut setelah skuad Garuda babak belur di Piala AFF.(and/ed/jpc)
Editor : Agus Jaka Purnama