Radarsampit.jawapos.com - Max Verstappen menunjukkan peningkatan performa cukup signifikan di Grand Prix Miami 2026. Setelah tidak pernah finis lebih tinggi dari posisi delapan di tiga balapan awal, pembalap Red Bull Racing itu mampu menyelesaikan balapan di posisi kelima baik saat sprint maupun race utama.
Verstappen bahkan bisa finis lebih baik dari posisi lima di Sirkuit Miami International Autodrome andai tidak spin di awal lomba. Meski begitu, juara dunia F1 empat kali tersebut tetap memberikan respons positif.
Baca Juga: Bonek Mulai Gerah! Perovic Disentil Usai Kembali Mandul
“Saya sudah sangat senang dengan posisi kami sekarang. Dari sini ada cahaya di ujung terowongan, kami bisa terus menekan dan mencoba menutup jarak,” kata Verstappen dikutip dari Sky Sports. “Saya merasa lebih bisa mengontrol mobil dan memacu lebih keras. Upgrade ini benar-benar bekerja,” lanjutnya.
Inovasi Sayap ‘Macarena’
Salah satu upgrade Red Bull yang paling mencuri perhatian di Miami adalah sayap belakang berputar atau ‘Macarena wing’. Konsep tersebut pertama kali dipopulerkan oleh Ferrari, Namun, Red Bull menegaskan jika desain mereka berbeda. Sayap mobil RB22 berputar berlawanan arah dengan milik Ferrari.
Baca Juga: Cedera Tak Kunjung Usai, Niklas Sule Putuskan Pensiun Akhir Musim
“Kami sudah mulai sejak November. Kami coba bawa ke Bahrain dan Melbourne, tapi belum berhasil. Kami coba lagi di Suzuka dan masih kesulitan. Sekarang akhirnya bekerja,” katanya Direktur teknis Red Bull, Pierre Wache dikutip dari Motorsport.
Perbaikan Sistem Kemudi
Selain upgrade aerodinamika, Red Bull juga mampu mengatasi satu masalah di Miami: yakni sistem kemudi. Verstappen awalnya sudah merasakan masalah tersebut sejak sesi tes pra musim di Barcelona. Tetapi Red Bull butuh waktu untuk mengatasinya.
Baca Juga: Kota Sampit Masih Langganan Banjir. DPRD Tagih Ini ke Pemda..
“Pertama kami harus memastikan memang ada masalah. Setelah itu mencari asalnya, dan itu memakan waktu lama. Baru kemudian memperbaikinya,” kata Wache. “Saya minta maaf karena kami tidak memperbaikinya lebih awal. Kami mencoba banyak hal dan tidak berhasil. Beberapa komponen baru juga membutuhkan waktu lama,” tuturnya.
Nah, perbaikan sistem kemudi, ditambah sejumlah upgrade seperti sayap ‘Macarena’, revisi di bagian samping bodi mobil (sidepod) dan floor, serta pengurangan bobot akhirnya berbuah positif. Mobil RB22 kini bisa ‘dikendalikan’ sesuai dengan gaya mengemudi Verstappen.
Baca Juga: Airbus Tertarik Memperkuat Ekosistem Industri Dirgantara di Indonesia
Upgrade Red Bull Pada RB22
Sayap Belakang : Dikembangkan secara independen, mampu berputar 160 derajat untuk mengurangi hambatan udara secara signifikan, mirip dengan sayap bergaya "Macarena", tetapi dengan mekanisme yang berbeda.
Sidepod dan Penutup Mesin : Menampilkan efek aliran udara ke bawah yang lebih agresif ("water slide") dan bodi yang direvisi untuk manajemen aliran udara yang lebih baik.
Baca Juga: Oknum BKPSDM Kotim Tak Masuk Kerja, Setelah 'Kesenggol' Dugaan Kasus SK Mutasi Palsu
Pengurangan Bobot: Mengurangi bobot mobil yang dilaporkan kelebihan berat sekitar 12 kg di awal musim.
Sistem Kemudi: Sebelum upgrade, Verstappen sering mengeluh karena kemudi mobilnya sulit dikendalikan.
Pembaruan Floor: Disesuaikan agar selaras dengan sidepod baru. (jpg)
Editor : Farid Mahliyannor