Radarsampit.jawapos.com - Bonek melontarkan sindiran halus kepada Mihailo Perovic. Penyerang andalan Persebaya Surabaya tersebut memang sedang kesulitan untuk mencetak gol.
Sindiran halus tersebut banyak terlihat di sosial media di salah satu unggahan Mihailo Perovic. Di unggahan tersebut, dia membagikan momen bersama putranya yang mencetak gol di Gelora Bung Tomo seusai kemenangan melawan PSBS Biak.
Baca Juga: Cedera Tak Kunjung Usai, Niklas Sule Putuskan Pensiun Akhir Musim
Mihailo Perovic juga mengucapkan terima kasih kepada Bonek. Sebab, para suporter telah memberikan dukungan kepadanya.
"Debut yang luar biasa! Dia melangkah ke lapangan untuk pertama kalinya dan langsung tampil gemilang. Performa hebat dan debut terbaik yang pernah ada! Terima kasih banyak kepada Bonek dan Bonita atas cinta dan dukungannya!Salam Satu Nyali! Waniii!," tulis Mihailo Perovic di Instagram.
Baca Juga: Kota Sampit Masih Langganan Banjir. DPRD Tagih Ini ke Pemda..
Berbagai macam reaksi Bonek muncul di kolom komentar. Salah satunya berupa sindiran yang mengungkapkan bahwa putra Mihailo Perovic lebih baik dalam mencetak gol.
"Ditutorin cara ngegoalin sama anak nya biar gacor," tulis komentar bernada bercanda dari akun @ri****. Komentar yang menyiratkan bahwa ketajaman Perovic masih diragukan.
"Jika soal mencetak gol, dia bahkan lebih hebat darimu, temanku," ujar komentar Bonek dari akun @rn******. Sebuah komentar yang juga disukai oleh Perovic di Instagram.
Baca Juga: Airbus Tertarik Memperkuat Ekosistem Industri Dirgantara di Indonesia
"Terus opo'o le karo sikile bapakmu? Kok kayake mesti apes ae, opo mlengse," komentar dari akun @mh****. Salah satu komentar dari Bonek yang merasa bingung dengan performa Perovic bersama Persebaya yang belum tajam.
Belum Memenuhi Ekspektasi
Mihailo Perovic merupakan pembelian awal musim Persebaya saat masih dilatih Eduardo Perez. Dia datang dengan modal yang cukup apik setelah berhasil mencetak 16 gol bersama FK Jezero musim lalu.
Baca Juga: Oknum BKPSDM Kotim Tak Masuk Kerja, Setelah 'Kesenggol' Dugaan Kasus SK Mutasi Palsu
Nyatanya, bermain di Liga Indonesia terasa sulit bagi Perovic. Hingga pekan ke-31, pemain 29 tahun tersebut masih mencetak lima gol dan enam pertandingan terakhir kesulitan mencetak gol.
Saat Persebaya berpesta empat gol ke gawang PSBS Biak, Perovic seakan menghilang dari sorotan Bonek. Melihat statistik permainannya dari I League, penyerang asal Montenegro tersebut hanya melepaskan satu tendangan off target.
Baca Juga: DPRD Desak Investigasi Menyeluruh Atas Dugaan SK Mutasi Palsu ASN Kotim
Meski sindiran Bonek bernada bercanda kepada Perovic, namun mereka sebenarnya punya harapan agar pemainnya itu bisa lebih tajam saat mencetak gol. Kini, penyerang nomor punggung 11 tersebut perlu membuktikan ketajamannya di tiga laga sisa bersama Green Force. (jpg)
Editor : Farid Mahliyannor