Atletico Hapus Kutukan di Camp Nou, Liverpool Takluk saat Bertandang ke PSG

Agus Jaka Purnama • Dipublikasikan Kamis, 9 April 2026 | 20:54 WIB

 Pertemuan pemain PSG dan Liverpool dalam leg 1 perempat final UCL 2025/2026, Kamis (9/4) dini hari WIB

Pertemuan pemain PSG dan Liverpool dalam leg 1 perempat final UCL 2025/2026, Kamis (9/4) dini hari WIB

 radarsampitjawapos.com- Pertandingan perempat final Liga Champions (UCL) 2025/2026 leg 1 Kamis (9/4) dini hari WIB berjalan seru.Salah satunya, Atletico Madrid yang berhasil  mematahkan kutukan panjang mereka di Camp Nou setelah menang 2-0 atas Barcelona.

Melansir Sports Mole, kemenangan ini terasa sangat spesial karena Atletico sebelumnya melewati 25 pertandingan tanpa kemenangan di markas Barca, sehingga hasil ini menjadi kemenangan pertama mereka di Camp Nou sejak 2006. Rasanya seperti menunggu musim baru serial favorit, tapi harus sabar sampai 20 tahun.

Julian Alvarez dan Alexander Sorloth menjadi pahlawan kemenangan Atletico lewat dua gol yang membawa tim asuhan Diego Simeone pulang dengan keunggulan penting jelang leg kedua.

Dalam pertandingan itu, Barcelona sebenarnya masih mampu memberikan perlawanan di awal pertandingan, tetapi situasi berubah drastis pada akhir babak pertama.

Pemain Barcelona Pau Cubarsi harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah mendapat kartu merah akibat melanggar Giuliano Simeone sebagai pemain terakhir.

Dari tendangan bebas yang dihasilkan, Alvarez langsung menghukum Barcelona dengan gol pembuka yang membuat suasana Camp Nou mendadak sunyi. Sorloth kemudian masuk dari bangku cadangan dan memastikan kemenangan Atletico lewat gol kedua.

Sementara Barcelona tidak mampu memberikan respons. Bermain dengan 10 orang membuat mereka kesulitan mengembangkan permainan, dan untuk pertama kalinya dalam laga besar di Camp Nou musim ini, mereka gagal mencetak gol.

Baca Juga: Klub Liga Inggris kembali Mendominasi Peserta Liga Champions 2026/2027

Bagi pelatih Atletico, kemenangan ini terasa lebih manis dari biasanya. Selama bertahun-tahun, Camp Nou seperti tempat yang selalu menghadirkan mimpi buruk bagi Atletico. Namun kali ini, pelatih asal Argentina itu akhirnya berhasil meraih kemenangan pertamanya di stadion ikonik tersebut.

 

Bukan cuma itu, Atletico juga mencatat sejarah lain. Ini adalah pertama kalinya mereka mampu memenangkan pertandingan UEFA Champions League (UCL) saat bermain di kandang sesama klub Spanyol.

Nantinya pada  leg kedua, bermain di kandang sendiri, Atletico hanya perlu menjaga keunggulan dua gol untuk memastikan tiket semifinal.

Jika berhasil lolos, Atletico akan bertemu Arsenal atau Sporting Lisbon di babak empat besar. Namun, mereka tetap harus waspada. Barcelona pernah menghajar Atletico 3-0 bulan lalu, dan skor serupa akan cukup untuk membalikkan keadaan.

Di saat yang sama, laga lainnya antara Paris Saint germany (PSG) dan Liverpool juga sesuai prediksi. PSG sebagai Tuan rumah terlihat mendominasi permainan, dan sukses memaksimakan tekanan kepada tamunya itu.\

Sedangkan harapan Liverpool di Liga Champions kini berada di ujung tanduk setelah menelan kekalahan menyakitkan dengan skor 0-2. Hasil ini menjadi kekalahan ke-16 The Reds musim ini dan membuat langkah mereka menuju semifinal semakin berat.

PSG membuka keunggulan lewat Desire Doue, yang mencetak gol melalui tembakan terdefleksi yang mengecoh kiper Giorgi Mamardashvili. Bola melambung melewati kepala penjaga gawang setelah mengenai Virgil van Dijk.

Keunggulan tuan rumah kemudian digandakan oleh Khvicha Kvaratskhelia lewat aksi individu brilian. Menerima umpan terobosan dari Joao Neves, ia melewati Mamardashvili sebelum menceploskan bola ke gawang kosong.

Dalam laga leg 1 ini Liverpool terbilang tampil di bawah tekanan sepanjang pertandingan. Bahkan, tim asuhan Arne Slot gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sebuah catatan yang mencerminkan buruknya performa mereka di laga ini.

Kekalahan ini juga memperpanjang tren negatif Liverpool yang sebelumnya dihajar 0-4 oleh Manchester City. Dalam laga melawan PSG, mereka kalah dominan dengan total 18 percobaan tembakan dari tuan rumah, enam di antaranya tepat sasaran. Meski sempat menunjukkan sedikit peningkatan setelah jeda, Liverpool tetap terlihat kehilangan kepercayaan diri. Kini, mereka menghadapi misi berat untuk membalikkan keadaan pada leg kedua di Anfield pekan depan. Di sisi lain, PSG tampil impresif sejak menit awal. Tim asuhan Luis Enrique mendominasi permainan dan terus menekan.

 

PSG pun semakin percaya diri menghadapi leg kedua. Rekor mereka melawan klubklub Premier League juga sangat impresif dalam dua musim terakhir, termasuk kemenangan atas Manchester City, Arsenal, Chelsea, hingga Tottenham Hotspur. 

Meski begitu, PSG sedikit menyayangkan gagal mencetak lebih banyak gol yang bisa saja mengunci tiket semifinal lebih cepat. Menariknya, kedua tim memiliki situasi berbeda jelang leg kedua. PSG mendapatkan waktu istirahat penuh, sementara Liverpool harus lebih dulu menghadapi Fulham di ajang liga domestik akhir pekan ini.(sri/ed/jpc)

 

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
UCL perempat final atletico madrid Liga Champions 2025 2026 camp nou