radarsampit.jawapos.com- Uji coba Pramusim MotoGP 2026 di Valencia terganggu cuaca buruk dan berbagai kendala teknis. Para pembalap dan tim enggan mengambil risiko karena kondisi aspal yang dingin dan licin. Bendera merah sempat berkibar untuk memastikan keselamatan selama sesi latihan terbatas. Uji coba akhirnya diperpanjang untuk mengejar waktu yang hilang akibat cuaca ekstrem.
Sejumlah hal menarik jadi sorotan dalam sesi uji coba MotoGP musim 2026 itu, seperti dilansir dari laman The Race, Kamis (27/11).
Toprak Tampil Mengejutkan
Pendatang baru, Toprak Razgatlioglu menunjukkan adaptasi yang cepat terhadap motor Yamaha V4. Ia mencatat waktu kompetitif hingga hanya terpaut tujuh persepuluh detik dari Fabio Quartararo. Rekannya sesama pembalap mengakui kecepatan Toprak dan ketepatan gaya pengeremannya. Tim menyebut perpindahannya dari gaya pengereman Pirelli ke Michelin berlangsung lebih mulus dari perkiraan.
Aprilia Tampilkan Paket Aerodinamika Baru
Aprilia menjadi pabrikan dengan perubahan paling signifikan melalui paket aerodinamis lengkap. Bagian depan, samping, dan jok motor mengalami perubahan struktur untuk menyeimbangkan hambatan dan gaya tekan.
Perubahan besar ini membuat Aprilia menutupi motornya dengan livery kamuflase. Pembalap Marco Bezzecchi menyebut hasilnya menjanjikan meski kondisi cuaca membatasi evaluasi lengkap.
Bagnaia Percaya Diri dengan Motor Baru
Fransesco Bagnaia sempat mengalami insiden saat melakukan serangan waktu pada akhir sesi. Ia mengakui kesalahannya namun tetap puas dengan performa total selama uji coba. Bagnaia mengatakan motor terbaru memberi rasa percaya diri lebih baik pada fase masuk tikungan. Ia menilai pengujian lanjutan di trek yang lebih cepat diperlukan untuk menilai efektivitas aerodinamika baru.
Debutan Tampil dengan Adaptasi Menarik
Diogo Moreira tampil solid dengan selisih waktu yang masih kompetitif pada debutnya dengan LCR Honda. Ia mengaku terkejut dengan tenaga mesin dan karakter pengereman karbon yang sangat agresif.
Celestino Vietti juga mendapat kesempatan menggantikan Morbidelli meski harus menghentikan uji lebih cepat. Kedua pembalap menilai motor MotoGP jauh lebih bertenaga tetapi tetap responsif seperti motor kelas menengah.(ris/set/jpc)
Editor : Agus Jaka Purnama