SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Laga final Gubernur Cup zona barat yang mempertemukan Kobar United melawan Persera Seruyan berlangsung sengit dan penuh tensi tinggi.
Pertandingan yang digelar di Sampit pada Sabtu (4/10/2025) sore ini mendapat atensi besar. Selain mempertemukan tim kuat, final bergengsi ini juga disaksikan Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran.
Sejak menit awal, kedua tim langsung memperlihatkan permainan terbuka. Jual beli serangan terjadi di sepanjang babak pertama, membuat penonton tak beranjak dari tempat duduk.
Persera Seruyan sempat memberikan tekanan membahayakan, namun pertahanan rapat Kobar United mampu mengantisipasi setiap peluang lawan.
Gol pertama akhirnya tercipta melalui skema serangan balik cepat Kobar United. Gemuruh riuh penonton membuat Stadion 29 November Sampit seolah bergetar.
Sempat lengah dan dimanfaatkan dengan sempurna oleh Persera Seruyan untuk menyamakan skor menjadi 1-1. Kobar United tidak kehilangan fokus, skema pertahanan dna menyerang yang seimbang membuat beberapa peluang.
Menit-menit krusial di babak kedua akhirnya dapat dimanfaatkan dengan sempurna untuk memecah kebuntuan karena gagalnya beberapa peluang. Gol kemenangan mengubah skor menjadi 2-1 membuat Kobar mantap mengakhiri pertandingan dengan kepala tegak.
Ketua Askab PSSI Kotawaringin Barat, Muhammad Toha, mengaku bangga dengan perjuangan para pemain.
Menurutnya, kemenangan ini dipersembahkan untuk seluruh masyarakat Kobar sekaligus menjadi kado istimewa diperingatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kotawaringin Barat.
“Alhamdulillah, ini kado manis untuk Kobar diusia ke-66. Anak-anak bermain luar biasa, penuh semangat juang. Kemenangan ini kami persembahkan untuk masyarakat Kotawaringin Barat,” ujar Toha usai pertandingan.
Dengan kemenangan ini, Kobar United memastikan langkah ke tahap berikutnya yang akan digelar di Palangka Raya.
Toha optimistis timnya bisa kembali tampil maksimal. “Insya Allah di Palangka Raya kita optimis bisa kembali meraih juara. Mohon doa dan dukungan masyarakat Kobar,” pungkasnya penuh harap. (*)
Editor : Slamet Harmoko