Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Tak Tahan Sorotan Lampu, Gregoria Mariska Tunjung Pertimbangkan Pakai Kaca Mata Hitam saat Tampil di Kejuaraan Dunia

Agus Jaka Purnama • Sabtu, 16 Agustus 2025 | 06:00 WIB
Gregoria Mariska Tunjung
Gregoria Mariska Tunjung

radarsampit.jawapos.com- Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung, ingin tampil maksimal pada Kejuaraan Dunia di Paris Prancis pada 25-31 Agustus 2025 mendatang. Berbagai terapi dia terapkan untuk mengatasi vertigo yang diidapnya. Mulai dari akupuntur, mengatur pola tidur, dan kans memakai kacamata.

Saat di China Open lalu, penyakitnya itu kambuh. Dia sempat mengalami pusing setelah tampil di perempat final dan terduduk cukup lama.

Peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 ini pun mengungkapkan, trigger kambuhan itu karena sorotan lampu. Sebab, di babak 32 besar dan 16 besar tidak ada lampu sorot, sementara di delapan besar ada. "Jadi lampunya itu kemana-mana," beber pemain yang akrab disapa Jorji itu.

Bahkan, pemain binaan PB Mutiara Cardinal Bandung itu sudah takut saat menjalani pemanasan jelang tampil di perempat final. "Sebenarnya sangat disayangkan saja, kayak enggak pas saja waktu kambuhnya," tutur Jorji.

Ia mengngkapkan, selama mengidap vertigo, beberapa kali pemicunya adalah lampu. Tak jarang, ia jadi suka kehilangan keseimbangan, bahkan muntah. Berdasar saran dokter, ada berbagai cara untuk mencegah vertigo.

"Sempat ada solusi kayak pakai kaca mata hitam dulu kali ya pas masuk lapangan. Cuma sampai sekarang masih dipikirkan," ujarnya.

Sebelum vertigo, Jorji tak pernah memperhatikan di mana lampu sorotnya. Namun, ketika itu menjadi kelemahannya, dia bisa menanyakan di mana lampu sorotmya. "Jadi aku bisa ambil posisi mana yang lebih enak. Enggak tahu juga ya, minta lampu sorotnya di mana, semoga saja bisa lebih diperhatikan sekitar supaya tak terjadi lagi," harapnya.(riz/he/jpc)

Editor : Agus Jaka Purnama
#vertigo #lampu sorot #tunggal putri #kaca mata #pebulu tangkis #kejuaraan dunia #Gregoria Mariksa Tunjung