Radarsampit.jawapos.com – Belakangan ini, media sosial ramai dengan cuplikan orang-orang bermain raket di lapangan berdinding kaca.
Dari selebgram, atlet, sampai kalangan eksekutif, semua kompak menjajal olahraga yang namanya masih terdengar asing: Padel.
Sekilas mirip tenis, tapi bukan. Gerakannya cepat, tapi nggak seberat squash. Nah, sebenarnya
Padel itu olahraga beneran atau cuma tren gaya hidup kekinian?
Padel adalah olahraga raket yang dimainkan di lapangan tertutup berdinding kaca, dengan ukuran yang lebih kecil dari lapangan tenis.
Permainan ini dilakukan secara ganda (2 lawan 2) dan memungkinkan bola memantul ke dinding seperti dalam olahraga squash.
Dibuat pertama kali di Meksiko pada akhir 1960-an, olahraga ini mulai populer di Spanyol dan Amerika Latin sebelum akhirnya mendunia.
Kini, tren Padel mulai menjalar ke kota-kota besar di
Indonesia seperti Jakarta, Bandung, hingga Surabaya.
Kenapa Padel Tiba-Tiba Booming?
Ada beberapa alasan kenapa Padel langsung viral:
1. Gerakannya Seru tapi Mudah Dipelajari
Nggak seperti tenis yang butuh teknik tinggi, Padel relatif lebih ramah untuk pemula. Kamu bisa main tanpa harus jadi atlet.
2. Lapangannya Instagramable
Desain lapangan yang modern dan eksklusif bikin banyak orang tertarik sekadar main dan foto-foto.
3. Banyak Figur Publik Ikutan
Sejumlah selebritas, pengusaha, hingga konten kreator mulai mengunggah momen main Padel, ikut mendongkrak popularitasnya.
4. Olahraga yang Sosial
Karena dimainkan berpasangan, Padel cocok buat olahraga sambil ngobrol. Bisa jadi cara sehat buat bonding bareng teman.
Efektif Gak sih Buat Kesehatan?
Meski terlihat ringan, Padel punya manfaat nyata bagi kesehatan. Gerakan yang melibatkan lari pendek, refleks cepat, dan pukulan raket bisa melatih:
Editor : Slamet Harmoko