Real Madrid baru menjalani 1 laga di pramusim 2024, tumbang dari AC Milan dengan skor 1-0. Kekalahan Madrid dari AC Milan bukanlah titik buruk jika melihat skuad yang dipasang Ancelotti. Pasalnya, Los Blancos memainkan penggawa anyar Endrick, di samping sejumlah pemain muda. Kini, di El Clasico pramusim, hal yang sama bisa dilakukan Madrid. Ini bisa menjadi arena untuk Joan Martinez, Raul Asencio, hingga Mario Martin.
Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, menyebut hasil laga melawan AC Milan tidak menjadi patokan timnya. Pasalnya, di pramusim yang paling penting adalah mengembalikan performa pemain setelah libur panjang. Selain itu laga uji coba macam ini adalah kesempatan bagi pemain muda Madrid mencuri perhatian sang juru taktik.
"Kami berkompetisi dengan baik, bekerja keras dan melakukan beberapa hal bagus melawan AC Milan. Itu adalah pertandingan pramusim pertama kami, dengan banyak pemain muda, yang paling penting kami berjuang dengan baik sepanjang pertandingan," kata Carlo Ancelotti.
Pemain Real Madrid yang tampil melawan AC Milan memiliki performa apik. Meski kalah, mereka menunjukkan daya juang dan mampu mengimbangi permainan lawan. Los Blancos yang memiliki penguasaan bola 47 persen mampu melepaskan 13 tembakan. Serangan Madrid yang mengancam Milan mencapai 56 kali, atau lebih dari 2 kali dibanding sang lawan.
Soal performa, Mario Martin mendapatkan rapor 6,7, Fran Garcia 6,4. Sementara itu, Endrick punya 6,3. Arda Guler yang berpotensi tembus starting XI reguler musim ini, dinilai 7,2.
Sementara itu Blaugrana ( julukan FC Barcelona) yang mendapatkan racikan dari pelatih baru, Hansi Flick, menang atas Manchester City via adu penalti dalam laga uji cobe pertama di Amerika Serikat.
Di sisi lain, Barcelona kemungkinan melakukan hal serupa. Bahkan saat melawan Manchester City, nama seperti Hector Fort, Pablo Torre, hingga Marc Casado cukup mencolok karena bisa mendikte lawan.
Bahkan, soal statistik, Blaugrana lebih apik. Menghadapi City yang diperkuat Jack Grealish dan Erling Haaland, Barca mendominasi permainan dengan penguasaan bola 57 persen. Expected goals (xG) pasukan Hansi Flick juga tinggi yaitu 1,74, di atas sang lawan (1,03).
Para pemain muda Barcelona gemilang. Bahkan Pablo Torre (rapor 8,1) menjadi bintang lapangan, diikuti Marc Casado (7,4) dan Pau Victor (7,4). Di babak kedua, Alex Valle (7,3) dan Ander Astralaga (7,1) juga mencuri perhatian.
Jika ada kekurangan bagi Barcelona adalah pertahanan mereka. Dua kali Blaugrana unggul, 2 kali pula mereka terkejar. Selain performa Inaki Pena sang kiper yang tidak apik, lini belakang Barca memang tidak istimewa.(int/tir/gus)
Perkiraan Pemain
Real Madrid (4-2-3-1): Thibaut Courtois; Lucas Vázquez, Jesús Vallejo, Antonio Rüdiger, Fran García; Luka Modrić, Mario Martin; Dani Ceballos, Arda Güler, Endrick; Brahim Díaz. Pelatih: Carlo Ancelotti.
Barcelona (4-3-3): Iñaki Peña; Hector Fort, Sergi Domínguez, Clément Lenglet, Gerard Martín; Marc Bernal, Marc Casadó; Julian Araujo, Pablo Torre, Vitor Roque; Robert Lewandowski. Pelatih: Hansi Flick.
Editor : Agus Jaka Purnama