Inilah Jadwal Lengkap Muktamar NU di Tambakberas Jombang

Slamet Harmoko • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:57 WIB
Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU Online)
Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU Online)

Radarsampit.jawapos.com – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi dijadwalkan berlangsung di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026.

Salah satu agenda paling krusial adalah pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmah 2026–2031.

Jadwal resmi Muktamar tersebut disampaikan PBNU melalui surat Nomor 970/PB.02/A.I.01.47/99/08/2026 tertanggal 23 Agustus 2026 yang ditandatangani Rais Syuriyah PBNU Prof Mohammad Nuh dan Katib Aam PBNU Akhmad Said Asrori. 

Pembukaan Muktamar dijadwalkan berlangsung Kamis malam, 27 Agustus 2026, di Lapangan Untung Suropati. Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan membuka secara resmi forum lima tahunan tersebut.

Rangkaian pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathon, pembacaan ayat Al-Qur'an dan sholawat, serta sambutan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Acara dilanjutkan dengan sambutan tuan rumah, laporan panitia, sambutan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, serta khutbah iftitah Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.

Amanat Presiden Prabowo Subianto dan pembukaan Muktamar ke-35 NU menjadi bagian akhir seremoni sebelum ditutup dengan doa. 

Registrasi Peserta Dimulai Sehari Sebelumnya

Sebelum pembukaan, peserta dari PWNU, PCNU, dan PCINU sudah dapat melakukan registrasi serta mengambil ID Card mulai Rabu, 26 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB. Proses registrasi berlangsung di kompleks Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah Bahrul Ulum.

Setiap utusan juga diwajibkan memastikan QR Code konfirmasi pendaftaran atau pembaruan data kepesertaan telah valid sesuai SK PBNU dan diverifikasi Sekretariat Panitia Muktamar ke-35 NU. 

Enam Komisi Bahas Agenda Strategis NU

Memasuki Jumat, 28 Agustus, Muktamar mulai memasuki agenda persidangan. Sidang Pleno I pada pukul 08.00–11.00 WIB akan membahas dan mengesahkan jadwal serta tata tertib Muktamar. Selanjutnya, Sidang Pleno II pada pukul 13.30–17.00 WIB membahas laporan pertanggungjawaban PBNU, pandangan umum atas laporan tersebut, serta jawaban PBNU.

Pada malam harinya, enam komisi akan bersidang. Komisi A membahas Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Waqi'iyyah, Komisi B membahas Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Maudlu'iyyah, dan Komisi C membahas Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Qonuniyyah.

Sementara Komisi D membahas organisasi, Komisi E membahas program, dan Komisi F membahas rekomendasi. 

Pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum Jadi Agenda Puncak

Sabtu, 29 Agustus, sidang komisi dilanjutkan pada pagi hari. Hasil pembahasan kemudian dibawa ke Sidang Pleno III dan IV untuk dilaporkan serta disahkan.

Sidang Pleno IV juga akan mengesahkan tata tertib pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum sekaligus melakukan tabulasi usulan anggota Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa).

Puncak agenda dijadwalkan berlangsung pada Sidang Pleno V, Sabtu malam pukul 19.30–23.30 WIB. Forum tersebut akan membahas demisioner Pengurus PBNU masa khidmah 2021–2026, pemilihan dan penetapan anggota Ahwa, sidang tertutup anggota Ahwa, pengesahan Rais Aam masa khidmah 2026–2031, pemilihan Ketua Umum masa khidmah 2026–2031, serta penetapan mede formatur. 

Muktamar Ditutup 30 Agustus

Rangkaian Muktamar dijadwalkan memasuki seremoni penutupan pada Ahad, 30 Agustus 2026, pukul 08.30–10.15 WIB di Ruang Pleno Halaman GSG.

Penutupan akan diisi laporan panitia dan penyerahan hasil Muktamar, sambutan tuan rumah, Ketua Umum PBNU terpilih, serta Rais Aam PBNU terpilih untuk masa khidmah 2026–2031.

Setelah seremoni penutupan, panitia menjadwalkan konferensi pers bersama Rais Aam dan Ketua Umum PBNU terpilih pada pukul 10.15–12.00 WIB. 

Dengan rangkaian tersebut, Muktamar ke-35 NU tidak hanya menjadi forum evaluasi organisasi dan pembahasan program, tetapi juga menjadi momentum penentuan kepemimpinan baru PBNU untuk periode 2026–2031.  (*)

 

Editor : Slamet Harmoko
Sumber : NU Online
Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas muktamar nu nahdlatul ulama jombang