11 UMKM Binaan BI Kalteng Tampil di Panggung Nasional

Dodi Abdul Qadir • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:00 WIB

 

LUAR BIASA : KKI 2026 digelar Bank Indonesia pada 20–23 Agustus 2026 di Hall A dan B Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.  FOTO: IST/RADAR SAMPIT
LUAR BIASA : KKI 2026 digelar Bank Indonesia pada 20–23 Agustus 2026 di Hall A dan B Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. FOTO: IST/RADAR SAMPIT

 

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com – Sebanyak 11 UMKM binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) ambil bagian dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026.

Dua di antaranya, Griya Batik Umiy Lasega dan Dapur S’best, tampil secara luring sebagai UMKM unggulan yang mewakili Kalteng.

KKI 2026 digelar Bank Indonesia pada 20–23 Agustus 2026 di Hall A dan B Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. Mengusung tema “Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing”, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkuat daya saing, akses pembiayaan, digitalisasi, serta perluasan pasar UMKM.

Baca Juga: YBM PLN Bagikan Bantuan 40 Sepeda, Dukung Pendidikan Anak di Banua Enam

Tahun ini KKI mengangkat semangat “Beudaya MeusareSare” dari Aceh yang bermakna berdaya bersama-sama. Gelaran tersebut sekaligus diarahkan untuk mendorong kebangkitan UMKM di wilayah Sumatera dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana alam.

Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti mengatakan, penguatan UMKM ke depan bertumpu pada tiga hal, yakni bangkit, tangguh, dan berdaya saing.

“Bangkit merupakan semangat pemulihan UMKM yang menghadapi tantangan ekonomi maupun bencana alam. Tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha dan akses pembiayaan berkelanjutan. Berdaya saing diwujudkan melalui inovasi produk dan perluasan akses pasar domestik maupun ekspor,” ujar Destry saat membuka KKI 2026.

Baca Juga: YBM PLN Salurkan Bantuan Pendidikan, Biaya Sekolah 20 Anak di Panti Asuhan Ayah Bunda

KKI 2026 diselenggarakan BI dengan menggandeng 27 kementerian dan lembaga serta 34 mitra strategis. Kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan kementerian/lembaga, asosiasi, perbankan, pelaku usaha hingga duta besar negara sahabat.

Dari Kalteng, Griya Batik Umiy Lasega menjadi salah satu UMKM yang mencuri perhatian. Bergerak di sektor wastra dan ready to wear, produk UMKM tersebut telah menembus pasar internasional, di antaranya Polandia dan Belanda.

Griya Batik Umiy Lasega juga terus melakukan inovasi untuk meningkatkan nilai tambah produk. Salah satunya melalui pemanfaatan malam berbahan kelapa sawit serta pengembangan motif batik pada kain linen.

Baca Juga: Layanan Ring Jantung RSUD dr Murjani Sampit Belum Dimanfaatkan Pasien Umum

UMKM tersebut juga mendapat kesempatan tampil di Hall of Inspiration (HoI) KKI 2026. Salah satu karya yang ditampilkan yakni Motif Legenda Rusa Borneo yang terinspirasi dari kekayaan hutan Kalimantan.

Motif tersebut memadukan elemen flora khas Borneo dengan simbol ketahanan, pertumbuhan, keseimbangan, serta hubungan harmonis antara manusia dan alam. Karya itu diwujudkan pada kain katun Jepang menggunakan malam kelapa sawit melalui teknik batik tulis standar premium.

Sementara itu, Dapur S’best menunjukkan capaian di sektor makanan olahan. UMKM tersebut telah memperluas pasar hingga Australia dan Bangladesh.

Baca Juga: Dukung Pendidikan, PT Pilar Wanapersada Berikan Bantuan kepada Siswa di Tapin Bini

Tak hanya menembus pasar mancanegara, Dapur S’best juga menjadi mitra pemasok makanan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam mendukung penyediaan makanan bergizi gratis. Hal tersebut menjadi bukti UMKM lokal juga memiliki peluang berkontribusi dalam program prioritas pemerintah.

Sembilan UMKM binaan BI Kalteng lainnya mengikuti pameran melalui platform daring. Mereka adalah Batik Moneng, Indang Apang Gallery, Jawet Niang, Mel’s Gallery, Must Yoan Farm, Mentaya Sweet, Sedaun Herbal, KWT Agro Sukses, dan Weavora.

Partisipasi Kalteng juga diperkuat kehadiran Muhammad Jodi Irawan. Barista terbaik Kalteng tersebut berhasil menjadi semifinalis Cangkir Barista Championship Pejuang Kopi Nusantara 2026.

Baca Juga: Kelompok Tani Sari Bumi Panen 20 Ton Jagung di Lahan Lima Hektare

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah Yuliansah Andrias, juga mendorong penguatan UMKM melalui berbagai program. Dalam rangkaian Road to KKI 2026, BI Kalteng bersinergi dengan pemerintah daerah melalui Pesona Tambun Bungai 2026 pada 29–31 Mei 2026 di Duta Mall Palangka Raya.

Penguatan juga dilakukan melalui transformasi digital. Seluruh UMKM binaan BI Kalteng telah memanfaatkan QRIS sebagai metode pembayaran serta melakukan transaksi secara digital melalui marketplace.

Digitalisasi tersebut diharapkan memperluas jangkauan pasar, meningkatkan efisiensi transaksi, sekaligus memperkuat daya saing UMKM Kalteng di tengah perkembangan ekonomi digital.”Ini luar biasa,”tandasnya.

Baca Juga: Lomba Kebersihan Jadi Sarana Edukasi Menjaga Lingkungan

Untuk diketahui secara nasional, KKI 2026 diikuti lebih dari 550 UMKM melalui pameran luring. Sementara pameran daring melibatkan lebih dari 1.300 UMKM. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan KKI 2025 yang diikuti 362 UMKM secara luring dan lebih dari 1.100 UMKM secara daring.

Selama empat hari, KKI 2026 menghadirkan 44 rangkaian kegiatan. Mulai talkshow ekonomi dan keuangan inklusif, business matching pembiayaan dan ekspor, showcase UMKM unggulan, Cangkir Nusantara, showcase pariwisata hingga berbagai kegiatan kreatif. (daq/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
KKI 2026 bank indonesia UMKM kalteng