Gempa Flores Ganggu Pembangkit Listrik NTT, PLN Kejar Pemulihan Bertahap

Slamet Harmoko • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:30 WIB
Pasien RS Labuan Bajo dievakuasi keluar saat terjadi gempa bumi Magnitudo 7,7 di NTT, Sabtu (15-8-2026). (Istimewa)
Pasien RS Labuan Bajo dievakuasi keluar saat terjadi gempa bumi Magnitudo 7,7 di NTT, Sabtu (15-8-2026). (Istimewa)

KUPANG, radarsampit.jawapos.com – Gempa bumi yang mengguncang wilayah Laut Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 06.00 WITA, berdampak pada sistem kelistrikan di sejumlah wilayah. Beberapa pembangkit mengalami gangguan sehingga memicu pemadaman listrik di sejumlah lokasi.

PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur langsung bergerak melakukan pemulihan sistem kelistrikan pascagempa. Petugas dikerahkan untuk memastikan kondisi pembangkit, jaringan transmisi, gardu induk hingga jaringan distribusi tetap aman.

General Manager PLN UIW NTT F. Eko Sulistyono mengatakan gempa susulan yang terjadi beberapa kali turut memengaruhi sistem kelistrikan, termasuk menyebabkan PLTMG Maumere dan PLTMG Rangko mengalami padam.

“Petugas PLN terus menjaga operasi kelistrikan di sejumlah wilayah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Eko dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/8).

PLN melakukan pemulihan secara bertahap dengan memeriksa sisi pembangkit hingga jaringan kelistrikan. Salah satu pembangkit yang berada di Labuan Bajo, yakni PLTD, telah dinyatakan dalam kondisi aman.

Selain pembangkit, pemeriksaan dan pemulihan juga dilakukan pada jaringan transmisi serta gardu induk sebelum pasokan listrik kembali disalurkan kepada masyarakat.

“Selain itu juga jaringan transmisi dan gardu induk, hingga pemulihan layanan kelistrikan ke masyarakat, dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat,” kata Eko.

PLN memastikan aspek keselamatan menjadi prioritas dalam proses pemulihan. Petugas terlebih dahulu memastikan kondisi infrastruktur kelistrikan aman sebelum mengoperasikan kembali sistem yang terdampak.

Di tengah kondisi darurat pascagempa, PLN memprioritaskan pemulihan pasokan listrik ke sejumlah fasilitas vital, terutama rumah sakit dan posko penanganan bencana.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan serta aktivitas penanganan dan evakuasi korban tetap dapat berjalan.

Sebelumnya, gempa kuat mengguncang wilayah Laut Flores dan dirasakan di sejumlah daerah NTT hingga wilayah sekitarnya. Gempa juga sempat memicu peringatan dini tsunami dari BMKG.

PLN mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Warga diminta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan BPBD serta menghindari informasi yang belum terverifikasi.

Untuk memperoleh informasi mengenai layanan kelistrikan maupun melaporkan gangguan, masyarakat dapat menggunakan PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123. (jpg)

Editor : Slamet Harmoko
gempa NTT gempa flores listrik pln