Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

KM Nurul Salsa Tenggelam, 24 Korban Masih Hilang, Basarnas Tambah Kapal dan Pesawat Bantu Pencarian

Slamet Harmoko • Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:10 WIB
Operasi SAR puluhan korban hilang pasca kecelakaan KM Nurul Salsa di Perairan Selayar oleh Tim SAR Gabungan. (Basarnas).
Operasi SAR puluhan korban hilang pasca kecelakaan KM Nurul Salsa di Perairan Selayar oleh Tim SAR Gabungan. (Basarnas).

RADARSAMPIT.JAWAPOS.COM – Tim SAR gabungan terus mengintensifkan pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di Perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Memasuki hari ketiga operasi, Jumat (17/7), sebanyak 24 korban masih dinyatakan hilang.

Untuk memperluas jangkauan pencarian, Basarnas menambah kekuatan dengan mengerahkan satu kapal penyelamat dan satu pesawat intai milik TNI Angkatan Udara.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan penambahan armada dilakukan bersamaan dengan perluasan sektor pencarian berdasarkan hasil analisis pemetaan operasi SAR (SARMAP).

“Pada hari ketiga operasi, kami menambah kekuatan SAR dengan mengerahkan KN SAR Kamajaya dan pesawat Boeing B737-200 dari Lanud Sultan Hasanuddin. Pembagian sektor pencarian dilakukan berdasarkan analisis SARMAP agar seluruh area yang berpotensi menjadi lokasi korban dapat disisir,” ujarnya.

Hingga saat ini, tim SAR telah mengevakuasi 49 korban selamat dan menemukan satu korban meninggal dunia. Sementara itu, 24 penumpang lainnya masih dalam pencarian.

Basarnas mengerahkan KN SAR Kamajaya dengan 32 personel untuk melakukan pencarian di Sektor II yang mencakup area sekitar 90 nautical mile persegi di Perairan Selayar.

Sementara itu, unsur udara diperkuat dengan pesawat Boeing B737-200 dari Lanud TNI AU Sultan Hasanuddin yang membawa 17 personel guna melakukan pemantauan dari udara di sekitar lokasi kejadian.

Di sektor lain, KRI Marlin-877 milik TNI AL tetap melanjutkan operasi pencarian di Sektor I dengan cakupan wilayah sekitar 102 nautical mile persegi sesuai rencana operasi.

Arif menjelaskan, operasi SAR dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur, antara lain Basarnas, TNI AL, TNI AU, BPBD, Polair, Syahbandar, SROP Selayar, serta nelayan setempat.

“Tim di lapangan akan terus bekerja secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan personel. Kami juga memohon doa dari masyarakat agar seluruh korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,” katanya.

Operasi SAR hari ketiga difokuskan pada penyisiran permukaan laut dan pemantauan udara di sekitar lokasi tenggelamnya KM Nurul Salsa.

Tim juga memperluas pencarian ke wilayah yang diperkirakan menjadi arah hanyut korban berdasarkan analisis arus laut, angin, dan kondisi cuaca. (jpg)

Editor : Slamet Harmoko
KM Nurul Salsa Tenggelam Basarna makassar