Radarsampit.jawapos.com - Harga minyak mentah dunia kompak menguat pada perdagangan Selasa (7/7) di tengah melonjaknya pasokan akibat negara utama OPEC+ sepakat menaikkan kuota produksi minyak untuk bulan Agustus 2026.
Berdasarkan Investing, harga minyak mentah dunia WTI tercatat naik sebesar 0,24 persen ke level USD 68,78 per barel. Sedangkan harga minyak pada kontrak berjangka Brent naik sebesar 0,23 persen ke level USD 72,25 per barel.
Dilansir Reuters, raksasa minyak Arab Saudi, Aramco, kembali memuat minyak mentah di terminal Ras Tanura pada Jumat setelah aktivitas tersebut sempat terhenti hampir empat bulan. Langkah itu menjadi bagian dari upaya produsen Timur Tengah mempercepat ekspor minyak dan gas setelah meningkatkan produksi menjelang tercapainya kesepakatan sementara.
Baca Juga: Jembatan Patah Sampit Hampir Rampung! Target Tuntas Agustus dengan Anggaran Rp397 Juta
"Meski kesepakatan AS-Iran menjadi titik balik bagi pasar minyak, arus pasokan fisik masih terhambat akibat antrean kapal tanker, kerusakan infrastruktur, dan penghentian produksi," kata analis ANZ.
Menurut mereka, dibutuhkan waktu hingga akhir tahun sebelum pasokan kembali mendekati tingkat sebelum konflik.
Aktivitas pemuatan di terminal Ras Tanura tetap berlangsung meski sebuah helikopter milik Aramco jatuh pada Minggu di Ras Tanura, pesisir timur Arab Saudi di Teluk. Kecelakaan tersebut menewaskan 14 warga negara, sementara penyebabnya masih belum diketahui, menurut kantor berita pemerintah.
Baca Juga: BNNK dan Pemkab Kotim Sinergi Berantas Narkoba
Selain itu, Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) juga dilaporkan menjual minyak mentah melalui tender dengan harga diskon.
"Semakin terlihat bahwa produsen minyak di kawasan Teluk sedang bersiap menghadapi perang harga," ujar Direktur Energy Futures Mizuho, Robert Yawger (jpg)
Editor : Farid Mahliyannor