GRESIK, Radarsampit.jawapos.com - Ledakan petasan yang dibawa balon udara di wilayah Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas, masih terus didalami Unit Reskrim Polsek Kebomas.
Peristiwa pada Selasa (16/6) sore itu menyebabkan 2 pemuda mengalami luka-luka. Bahkan, salah seorang diantaranya harus menjalani perawatan intensif.
Sudianto, keluarga korban, menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Bermula saat korban berinisial MRP dan MYS sedang beraktivitas memperbaiki motor di samping rumah.
Baca Juga: Berujung Diamuk Massa: Aksi Nekat Yuda Curi Solar Nelayan di Desa Kubu Terbongkar
"Tiba-tiba ada sebuah ledakan tepat di area ruang tengah. Sangat keras, atap sampai rontok," terang Sudianto.
Rupanya, ledakan itu bersumber dari petasan yang dibawa balon udara berukuran besar. Yakni berdiameter berkisar 2,5 meter dan tinggi sekitar 4 meter.
"Mungkin karena tertiup angin, balon udara berpindah ke samping rumah dan kembali meledak," ujar pria 59 tahun tersebut.
Baca Juga: Pemkab Kotim Bakal Bangun Gedung Baru Lagi
Akibatnya, korban MRP mengalami luka ringan di bagian tangan. Beda halnya MYS yang mengalami luka parah akibat terkena ledakan hingga serpihan benda di sekitar lokasi.
"Luka yang dialami nyaris di sekujur tubuh, saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Ibnu Sina," tutur Sudianto.
Peristiwa itu pun tengah didalami Unit Reskrim Polsek Kebomas. Setidaknya, ledakan petasan dari balon menghujani puluhan rumah warga.
Baca Juga: Bareskrim Polri Tahan Dua Pejabat PT SJU Terkait Kasus Tambang Emas Ilegal dan TPPU
"Sempat menyangkut di tiang listrik, lalu kembali terbang hingga mengenai korban," ujar Kapolsek Kebomas AKP Tatak Sutrisno.
Polisi tengah mendalami asal muasal balon udara tersebut. Hingga kini polsek telah mengamankan 1 balon udara berukuran besar serta puluhan petasan yang belum meledak.
"Mohon waktu untuk proses penyelidikan lebih lanjut," tandas Tatak Sutrisno. (jpg)
Editor : Farid Mahliyannor