JAKARTA, radarsampit.jawapos.com - Gangguan pada media sosial Instagram yang terjadi saat aksi demonstrasi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama aliansi mahasiswa dan masyarakat sipil di kawasan Sudirman–Thamrin, Jumat (12/6), memicu berbagai spekulasi di media sosial.
Sejumlah pengguna mengaku tidak dapat mengunggah Instagram Story, bahkan ada yang mendadak keluar dari akun mereka setelah membagikan konten terkait demonstrasi.
Keluhan tersebut ramai diperbincangkan di platform X. Beberapa warganet mengaitkan gangguan yang terjadi dengan unggahan mengenai aksi demonstrasi dan isu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu tuntutan massa.
Hal ini berbarengan dengan demonstrasi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama aliansi mahasiswa dan masyarakat sipil yang terjadi di Sudirman-Thamrin pada Jumat (12/6).
Adapun gangguan ini menjadi viral pada media sosial X. Salah satunya diunggah oleh akun @______momo****. Dia mengungkapkan bahwa Instagram dirinya tiba-tiba keluar sendiri lantaran mengunggah story tentang demonstrasi.
“Instagram gue tiba-tiba logout sendiri gara-gara daritadi post story soal demo dan MBG wkwkwkwk negara sampah,” katanya.
Sementara itu, akun @tupatsay*** juga mengungkap hal serupa. Bahkan dirinya mempertanyakan apakah ini termasuk pembungkaman.
“Oalah sekarang mainnya pembungkaman? Seharian aktif di IG story & threads ttg aksi dan seisinya alhasil (akunnya tidak bisa login),” ungkapnya.
Bahkan, netizen lainnya @wnicape** mengungkap ada pembatasan informasi di Instagram sehingga berita tentang BEM UI tidak bisa diakses.
“ALERTA! Ada pembatasan informasi di Instagram! Baru semenit yang lalu berita tentang demonstrasi BEM UI bisa diakses, kini semua kata kunci terkait tidak akan memunculkan post/berita apapun!!,” tukasnya.
Sementara itu, berdasarkan hasil konsolidasi nasional di Universitas Indonesia, berikut adalah 5 tuntutan utama yang dibawa dalam aksi hari ini!
1. Stop Pemborosan APBN: Mendesak evaluasi total dan penghentian pemborosan anggaran negara pada program yang dinilai tidak jelas.
2. Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM: Menuntut solusi nyata atas depresiasi rupiah dan tingginya harga pangan.
3. Hentikan Program MBG dan Koperasi Desa: Meminta Presiden Prabowo Subianto menghentikan proyek Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
4. Hentikan Militerisme di Ranah Sipil: Menyoroti isu hukum, penegakan HAM, serta penolakan terhadap pengesahan RUU kontroversial seperti RUU Polri.
5. Pertanggungjawaban Pemerintah: Mendesak Presiden Prabowo untuk berhenti mengelak dan mengakui kesalahan dalam pengelolaan kebijakan fiskal.
Editor : Slamet Harmoko