Radarsampit.jawapos.com – Misteri kematian satu keluarga asal Ambarawa di kawasan wisata Posong, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, mulai menemukan titik terang. Ayah, ibu, dan dua anak laki-laki mereka ditemukan tewas mengenaskan di dalam tenda glamping usai diduga mengalami keracunan makanan saat pesta barbeque (BBQ).
Peristiwa tragis itu terjadi saat keluarga tersebut tengah menikmati liburan di kawasan lereng Gunung Sindoro dan Sumbing.
Dugaan sementara, makanan BBQ yang dimasak sendiri oleh korban pada Selasa malam (26/5/2026) menjadi penyebab utama kematian empat orang tersebut.
Korban diketahui bernama Muhamad Ali Munawar (52), istrinya Maghfirah (43), serta dua anak mereka AEH (16) dan Bagas Amar Hakiki (21). Mereka ditemukan tidak bernyawa di dalam tenda glamping Safari nomor 3 kawasan wisata Posong.
Kasat Reskrim Polres Temanggung Iptu I Komang Mahendra Deputra mengatakan, hasil pemeriksaan awal mengarah kuat pada dugaan keracunan makanan.
“Ya, indikasinya keracunan makanan. Ya, makanan barbeque yang dibawa sendiri oleh korban,” ujar Komang, Jumat (29/5).
Meski demikian, polisi masih menunggu hasil otopsi resmi dari Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Tengah untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
Tragedi itu mulai terungkap ketika pegawai glamping merasa curiga karena para tamu tak kunjung keluar dari tenda hingga melewati jam check-out.
Kecurigaan pertama muncul pada Rabu pagi sekitar pukul 09.00 WIB saat petugas bernama Anas Mustafirin mengantarkan sarapan ke tenda korban. Meski sudah dipanggil berkali-kali, tidak ada jawaban dari dalam tenda.
Karena tak mendapat respons, sarapan hanya ditaruh di teras glamping. Hingga siang dan sore hari, keluarga tersebut juga tak kunjung terlihat keluar.
Sekitar pukul 15.45 WIB, pegawai lain bernama Zaki Ambali akhirnya memberanikan diri membuka pintu tenda. Ia langsung terkejut mendapati keempat korban sudah terbujur kaku.
Kondisi korban disebut mengenaskan. Mulut para korban mengeluarkan busa dan tubuh mengalami gejala hipotermia.
Temuan itu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Polisi kemudian melakukan olah TKP dan menemukan sejumlah sisa makanan serta perlengkapan BBQ di lokasi.
Hingga kini penyidik masih mendalami kemungkinan adanya bahan makanan yang terkontaminasi atau zat berbahaya dalam hidangan yang dikonsumsi keluarga tersebut.
Kasus ini pun menghebohkan masyarakat karena satu keluarga ditemukan meninggal bersamaan saat tengah menikmati liburan di lokasi wisata populer Jawa Tengah. (jpg)
Editor : Slamet Harmoko