Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Gebrakan Prabowo! KUR Turun 5 Persen, DPR: Ini Keberpihakan Nyata

Farid Mahliyannor • Selasa, 5 Mei 2026 | 20:49 WIB
ilustrasi KUR
ilustrasi KUR

 

Radarsampit.jawapos.com - Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro, menyambut positif rencana pemerintah menetapkan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) maksimal 5 persen per tahun. 

Kebijakan tersebut dinilai akan membuat akses pembiayaan semakin berpihak kepada masyarakat kecil, mulai dari buruh, petani, hingga nelayan.

“Yang disampaikan Presiden Prabowo kemarin, kredit yang 5 persen (bunga 5 persen), kita respons positif,” ujar Fauzi kepada wartawan usai acara “Sinergi Alumni IPB untuk Bangsa” di Jakarta, baru-baru tadi.

Baca Juga: Disiplin Diperketat! Kapolres Kotim Turun Langsung 'Sikat' Pelanggaran Anggota

Menurut Fauzi, skema KUR dengan bunga rendah tersebut sangat realistis untuk diterapkan. Namun, dibutuhkan koordinasi kuat antara pemerintah, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga perbankan nasional agar kebijakan berjalan efektif.

“Kita optimistis, asalkan semua pemangku kepentingan duduk bersama. Ini bukan sekadar angka, tapi soal keberpihakan,” tegasnya.

Politikus tersebut juga meyakini kebijakan bunga KUR 5 persen tidak akan membebani sektor perbankan. Ia mencontohkan skema FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) yang selama ini mampu berjalan baik meski menawarkan bunga kredit relatif rendah.

Baca Juga: PAUD Dinilai Kunci Atasi Anak Tidak Sekolah di Kotim

Dengan pola serupa, Fauzi menilai bank tetap dapat menjaga kinerja sekaligus memperluas akses pembiayaan untuk pelaku UMKM.

Lebih lanjut, ia menyebut kebijakan ini akan menjadi momentum konsolidasi sektor perbankan nasional. Rencananya, penguatan penyaluran kredit UMKM akan dimasukkan dalam revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) agar selaras dengan arahan Presiden.

“Kita akan bahas penguatan penyaluran kredit kepada UMKM dalam revisi UU P2SK bersama para pemangku kepentingan pada masa sidang mendatang. Tapi kita mau meaningful participation dulu, minta pendapat dari masyarakat,” jelas Fauzi.

Baca Juga: Pengembang Nakal PSU Terancam Dicabut Izin. Fraksi PKB DPRD Kotim Desak Sanksi Tegas

Kebijakan bunga KUR maksimal 5 persen sebelumnya ditegaskan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional (Monas), Jumat (1/5).

“Saya sudah perintahkan bank-bank milik RI, sebentar lagi kita akan kucurkan KUR maksimal 5 persen satu tahun,” tegas Presiden Prabowo.

Presiden menilai selama ini masyarakat kecil masih banyak terjebak bunga pinjaman tinggi yang memberatkan. Karena itu, pemerintah ingin memastikan pelaku usaha kecil mendapatkan akses modal murah agar penghasilan mereka tidak habis untuk membayar cicilan bunga.

Baca Juga: Baru Dikeluhkan, Sampah di Taman Kota Sampit Langsung Disikat Bersih!

Rencana tersebut pun disambut antusias oleh pelaku UMKM. Banyak pengusaha kecil berharap program KUR bunga 5 persen segera direalisasikan dengan proses pengajuan yang lebih mudah dan tidak berbelit-belit. (jpg)

Editor : Farid Mahliyannor
#suku bunga #5 persen #pinjaman modal #bank #kur