Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Sekolah Garuda Diperkuat, Lulusan Terbaik Disiapkan Jalur Beasiswa S1

Gunawan. • Jumat, 12 Desember 2025 | 16:58 WIB
SEKOLAH GARUDA: Pelajar melihat-lihat site plan pembangunan Sekolah Unggul Garuda di Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Rabu (08/10/2025).
SEKOLAH GARUDA: Pelajar melihat-lihat site plan pembangunan Sekolah Unggul Garuda di Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Rabu (08/10/2025).

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah menegaskan penguatan Program Sekolah Garuda sebagai strategi menyiapkan talenta unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga global.

Sebagai kelanjutan kebijakan, pemerintah menyiapkan jalur beasiswa jenjang sarjana (S1) bagi lulusan terbaik Sekolah Garuda agar kelanjutan studi mereka tidak terhambat faktor ekonomi.

Direktur Jenderal Sains dan Teknologi (Saintek) Ahmad Najib Burhani menyampaikan bahwa Sekolah Garuda ditempatkan sebagai bagian dari agenda pembangunan pendidikan jangka panjang yang menitikberatkan kualitas, karakter, dan daya saing.

Kurikulum yang diterapkan tidak berhenti pada capaian akademik, tetapi juga menguatkan literasi sains dan teknologi, kepemimpinan, serta nilai kebangsaan.

Menurut Najib, arah pembinaan itu diproyeksikan mencetak generasi pemimpin yang mampu bergerak di ruang global namun tetap berakar pada integritas dan kepedulian sosial.

”Melalui pendekatan ini, pemerintah berharap Sekolah Garuda menjadi inkubator pemimpin masa depan yang memiliki integritas, kecakapan global, dan kepedulian sosial," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie menilai penguatan Sekolah Garuda yang disertai jalur beasiswa S1 merupakan wujud komitmen negara terhadap keadilan dan pemerataan akses pendidikan bermutu.

Dengan skema tersebut, peserta didik berprestasi dari beragam latar sosial serta daerah diharapkan memiliki ruang tumbuh yang setara untuk mengoptimalkan potensinya.

Stella menegaskan kebijakan ini diarahkan untuk menutup jurang ketimpangan kualitas pendidikan antardaerah melalui afirmasi akses yang lebih terstruktur.

”Peserta didik berprestasi dari berbagai latar belakang sosial dan daerah memiliki peluang yang sama untuk berkembang secara optimal. Kebijakan ini menjadi upaya konkret dalam memperkecil kesenjangan kualitas pendidikan antardaerah," katanya.

Penyiapan jalur beasiswa S1 bagi lulusan terbaik dipandang strategis untuk menjaga kesinambungan pembinaan talenta, terutama pada fase transisi dari pendidikan menengah ke pendidikan tinggi.

Beasiswa ini dirancang membuka akses ke perguruan tinggi unggulan, baik negeri maupun swasta, sesuai minat dan potensi peserta didik, sehingga investasi negara pada pembinaan peserta didik berprestasi dapat menghasilkan dampak jangka panjang.

Selain dukungan biaya pendidikan, pemerintah juga menyiapkan pola pendampingan akademik dan pengembangan karier bagi penerima beasiswa.

Pendampingan mencakup bimbingan studi, penguatan soft skills, serta jejaring dengan dunia riset dan industri agar lulusan Sekolah Garuda tidak hanya unggul di ruang kelas, tetapi juga siap menghadapi dinamika dunia kerja dan tantangan pembangunan nasional.

Ke depan, pemerintah mendorong kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan—termasuk perguruan tinggi, dunia usaha, dan lembaga filantropi—untuk memperluas dampak Program Sekolah Garuda.

Melalui ekosistem yang kuat dan berkelanjutan, Sekolah Garuda diharapkan melahirkan generasi unggul yang menjadi penggerak kemajuan Indonesia sekaligus berkontribusi pada visi pembangunan jangka panjang. (*/ign)

Editor : Gunawan.
#pendidikan tinggi #Beasiswa #Sekolah Garuda