Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

MBG Menggerakkan Kesadaran Gizi hingga Pelosok, Investasi untuk Generasi Emas

Gunawan. • Rabu, 29 Oktober 2025 | 17:09 WIB
Ilustrasi menyiapkan makan bergizi gratis (MBG). (JAWA POS)
Ilustrasi menyiapkan makan bergizi gratis (MBG). (JAWA POS)

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah terus menggenjot Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya terpadu memperbaiki kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan kesadaran gizi di tingkat keluarga dan komunitas.

Program tersebut dihadirkan bukan sekadar memberi porsi makanan sehat, tetapi juga membangun pemahaman bersama bahwa gizi seimbang merupakan fondasi masa depan bangsa.

Sosialisasi MBG yang digelar di Kantor Desa Kembangkuning, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, menghadirkan perwakilan dari DPR RI, Badan Gizi Nasional (BGN), serta pejabat daerah dan tokoh setempat.

Anggota Komisi IX DPR RI Putih Sari menekankan, MBG harus dipandang sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar program bantuan pangan.

”Melalui program ini, kita tidak hanya memberi makan bergizi, tapi juga membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya asupan gizi seimbang bagi generasi penerus. Pertumbuhan anak yang sehat dan cerdas adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Putih saat acara tersebut.

Perwakilan BGN Kolonel Cba Rustandi Wiramanggala mengatakan, edukasi gizi yang terus-menerus penting untuk menurunkan angka stunting sekaligus membentuk pola asuh yang benar.

”Sosialisasi ini adalah bagian dari upaya menekan risiko stunting dengan meningkatkan pemahaman orang tua dalam memberikan asupan yang sehat dan seimbang bagi anak-anak,” katanya.

Anggota DPRD Purwakarta Nina Heltina mendorong masyarakat agar terlibat aktif bukan hanya sebagai penerima manfaat tetapi juga sebagai pelaku rantai pasok lokal dan tenaga lapangan.

Hal ini memperkuat pesan bahwa keberhasilan MBG bergantung pada sinergi antara pemerintah dan warga.

Dalam sosialisasi terpisah di Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Anggota Komisi IX DPR RI Achmad Ru’yat menekankan pentingnya memperluas distribusi makanan bergizi hingga ke desa-desa paling terpencil.

Dia juga mengajak masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan agar program berjalan transparan dan bermutu.

Tenaga Ahli Direktorat Promosi Badan Gizi Nasional Ande Citra Restiawan menjelaskan, MBG membawa manfaat berlapis.

Dari sisi kesehatan, yaitu pemenuhan kebutuhan gizi anak hingga dampak ekonomi lokal karena tumbuhnya dapur dan rantai pasok komunitas.

”Program ini diharapkan mampu meningkatkan konsentrasi belajar memperbaiki kesehatan anak-anak dan menumbuhkan generasi yang produktif,” ujarnya. (*/ign)

Editor : Gunawan.
#Makan Bergizi Gratis (MBG)