JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah sedang menyiapkan paket stimulus ekonomi tambahan yang dirancang untuk memperkuat dorongan pertumbuhan menjelang akhir tahun dan akan diberlakukan pada kuartal IV-2025.
Paket ini dipandang sebagai penguatan dari dua gelombang sebelumnya yang diluncurkan pada Juni dan September 2025.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, masih ada paket gelombang ketiga yang belum diumumkan dan penentuan rincian akhirnya akan disampaikan oleh Menteri Koordinator Perekonomian.
”Ada gelombang ketiga yang belum diumumkan nanti biar Menko Perekonomian yang mengumumkan,” kata Purbaya saat memberi keterangan pers. Pemerintah berharap finalisasi teknis selesai dalam beberapa pekan ke depan.
Soal jadwal pengumuman Purbaya memberi isyarat bahwa pengumuman bisa berlangsung segera dan disebut kemungkinan dilakukan pada pertengahan Oktober, tergantung hasil pembahasan tim teknis.
Pernyataan ini mencerminkan percepatan upaya pemerintah untuk memastikan stimulus tambahan cepat terealisasi demi menopang konsumsi dan aktivitas ekonomi.
Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu menegaskan paket baru itu akan memuat insentif yang menyasar masyarakat miskin dan kelompok rentan demi memperbaiki daya beli.
”Akan ada bantuan khusus untuk masyarakat miskin dan rentan untuk memperbaiki daya beli nilai insentifnya nanti akan cukup besar,” ujar Febrio saat menjelaskan fokus paket.
Pemerintah menegaskan bahwa alokasi tersebut diformulasikan untuk memberi dampak segmental sekaligus menjaga stabilitas makro.
Paket stimulus terbaru ini merupakan pelengkap dari paket “8+4+5” yang diumumkan pemerintah pada pertengahan September 2025 dan mencakup delapan program akselerasi untuk 2025 empat program lanjutan ke 2026 serta lima program penyerapan tenaga kerja.
Langkah-langkah sebelumnya antara lain bantuan pangan insentif pajak sementara dan program padat karya yang diarahkan untuk memperkuat daya beli dan menyerap tenaga kerja.
Meski nilai total paket gelombang III belum diungkap secara rinci oleh Kemenkeu, pejabat terkait menyatakan skala programnya dirancang signifikan sehingga diharapkan mampu memperluas jangkauan manfaat dan memperdalam dukungan pada sektor-sektor strategis termasuk UMKM pertanian dan jasa.
Pemerintah juga menekankan perlunya transparansi pelaksanaan agar stimulus berdampak cepat dan tepat sasaran. (*/ign)
Editor : Gunawan.