Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Perluas Akses Pendidikan, Targetkan 100 Sekolah Rakyat Baru Setiap Tahun

Gunawan. • Sabtu, 20 September 2025 | 17:42 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah menegaskan penguatan program Sekolah Rakyat sebagai solusi pendidikan terjangkau bagi keluarga kurang mampu.

Dalam kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) Margaguna, Jakarta Selatan, Presiden Prabowo Subianto menyoroti rencana ambisius penambahan sarana pendidikan ini agar akses belajar menjadi lebih merata.

Pemerintah menetapkan target pembangunan 100 Sekolah Rakyat baru setiap tahun sebagai bagian dari strategi jangka menengah.

Upaya itu diharapkan membuahkan ratusan sekolah dalam beberapa tahun ke depan untuk wilayah-wilayah berpendapatan rendah hingga menengah bawah.

”Ini sedang kita rencanakan supaya semua anak-anak kita harus mengalami pendidikan dengan fasilitas yang bagus. Kita tidak boleh ketinggalan dengan bangsa lain. Itu cita-cita kita. Insyaallah kita akan sampai ke situ,” kata Presiden.

Menurut Presiden, Sekolah Rakyat dirancang bukan sekadar memberi ruang belajar gratis, melainkan juga menjadi wadah untuk mengangkat harga diri dan membuka peluang bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu agar tidak putus sekolah.

”Anak-anak yang tadinya mungkin merasa rendah diri karena orang tuanya sangat susah hidupnya kita tarik keluar, kita beri lingkungan yang sebaik-baiknya supaya dia percaya diri dan dia dapat pendidikan yang terbaik yang bisa kita berikan,” ujar Prabowo saat dialog dengan tenaga pendidik dan pengelola.

Dalam peninjauan itu, Presiden menilai fasilitas di SRMA Margaguna telah memadai, termasuk keberadaan asrama dan fasilitas penunjang lain yang mendukung kenyamanan belajar siswa.

Dukungan kebijakan juga mengalir dari Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq yang meninjau Sekolah Rakyat Tabanan dan mendorong integrasi pendidikan lingkungan dalam kurikulum Sekolah Rakyat.

Hanif menegaskan, pendidikan gratis yang ramah lingkungan dan inklusif perlu menjadi landasan agar generasi muda terlatih menghadapi tantangan krisis iklim.

”Sekolah Rakyat adalah wujud perhatian Bapak Presiden kepada keluarga kurang mampu. Ini juga ruang strategis menanamkan kesadaran ekologis sejak dini,” kata Hanif.

Hanif menambahkan, krisis iklim merupakan tantangan besar abad ini, sehingga pembelajaran tentang lingkungan harus menjadi pilar transformasi pendidikan nasional. (*/ign)

Editor : Gunawan.
#Sekolah Rakyat #Presiden Prabowo