JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Pasukan gabungan TNI dan Polri dikerahkan untuk meredam potensi kericuhan dan memastikan aktivitas warga ibu kota berjalan normal.
Polda Metro Jaya mengumumkan pelaksanaan patroli skala besar yang melibatkan ratusan personel untuk memberi rasa aman.
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri mengatakan, operasi itu dipusatkan di beberapa titik rawan dan dipimpin secara terkoordinasi antarsatuan.
”Kegiatan patroli ini dilaksanakan untuk jaga Jakarta, memberikan perlindungan kepada masyarakat dan memastikan warganya bisa kembali beraktivitas dengan tenang,” ujar Asep.
Sebanyak 324 personel gabungan dikerahkan dan dibagi ke beberapa zona operasi, termasuk wilayah perbatasan ibu kota seperti Depok dan Bekasi.
Polda menegaskan pendekatan yang dipakai bersifat humanis dan persuasive. Patroli disertai upaya dialog dengan pemuka masyarakat dan pejabat daerah agar arahan keamanan dipahami luas.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan tindakan terhadap pelaku anarkis harus cepat dan terukur, khususnya terhadap aksi yang melibatkan perusakan fasilitas publik atau penyerangan markas.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing provokasi.
Agus menekankan pentingnya penyelesaian perbedaan melalui musyawarah dan jalur hukum.
”Jangan mudah terprovokasi oleh ajakan- ajakan yang tidak bertanggung jawab,” katanya. (*/ign)
Editor : Gunawan.