Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Presiden Ingatkan Bahaya Narasi Indonesia Gelap dan Propaganda Pemecah Belah

Gunawan. • Sabtu, 19 April 2025 | 16:41 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Presiden Prabowo Subianto menyoroti munculnya istilah “Indonesia Gelap” yang akhir‑akhir ini ramai diperbincangkan.

Menurutnya, sebaran narasi semacam ini bisa menjadi alat propaganda untuk memecah belah masyarakat.

Prabowo menyatakan kebingungannya terhadap pihak yang menggambarkan kondisi negeri dalam kegelapan.

”Silakan mereka berpendapat demikian. Namun setiap pagi saat saya bangun, yang saya saksikan justru sebuah Indonesia yang cerah dan penuh harapan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan teknik propaganda sering kali memanfaatkan kebohongan berulang agar terkesan benar—seperti yang dibahas dalam buku The Art of Propaganda.

”Banyak negara mempelajari metode ini untuk mendestabilisasi negara lain,” kata Prabowo.

Meski demikian, Prabowo menegaskan ia menghormati kebebasan setiap orang untuk memandang realitas sesuai sudut pandang masing‑masing.

”Siapa pun boleh memilih melihat sisi kelam, itu hak mereka,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga memaparkan perkembangan positif di sektor pertanian.

Ia menceritakan betapa antusiasnya para petani dengan kenaikan harga dan produksi pangan setelah pemerintah memangkas regulasi distribusi pupuk.

”Kalau bertemu petani, saya lihat wajah mereka gembira karena hasil panen mereka melonjak,” tuturnya.

Menanggapi ajakan “kabur aja dulu” dan isu “Indonesia Gelap”, Prabowo menawarkan dialog langsung dengan para pengusung narasi tersebut—bukan di ranah publik, melainkan secara pribadi.

”Mari kita duduk bersama dan bahas ini secara baik‑baik,” ujarnya.

Soal tantangan ekonomi global—termasuk tarif resiprokal AS—Prabowo optimis Indonesia mampu melewatinya.

”Kita telah menghadapi masa sulit sebelumnya dan bisa mengatasinya, asalkan ada kerukunan,” tegasnya.

Di akhir pidato, Presiden menyatakan keyakinannya pada masa depan bangsa dan komitmennya untuk mengelola sumber daya Indonesia demi kemakmuran rakyat.

”Saya merasa terhormat memimpin negeri ini. Semua kekayaan bangsa akan kita kendalikan untuk kepentingan rakyat,” kata Prabowo. (*)

Editor : Gunawan.
#Indonesia Gelap #Presiden Prabowo