Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kebrutalan OPM terhadap Guru dan Warga Sipil Ancam Pembangunan Pendidikan

Gunawan. • Rabu, 26 Maret 2025 | 18:20 WIB
Ilustrasi TNI/Polri ajamin keamanan warga.
Ilustrasi TNI/Polri ajamin keamanan warga.

Radarsampit.jawapos.com – Aksi kekerasan yang dilakukan oleh kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali mencoreng nilai-nilai kemanusiaan.

Serangan yang terjadi di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, menyasar tenaga pendidik dan kesehatan, menunjukkan pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia.

Dalam insiden tersebut, tujuh tenaga pendidik dan tenaga kesehatan diserang. Seorang guru asal Nusa Tenggara Timur (NTT) dinyatakan meninggal dunia, sedangkan enam lainnya mengalami luka-luka.

Selain itu, serangan itu diikuti dengan pembakaran sekolah dasar dan rumah guru, menambah kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengutuk aksi brutal tersebut dan menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.

Menurutnya, serangan ini tidak boleh mengganggu kelangsungan pendidikan di Papua dan harus mendapatkan perhatian serius dari pihak berwenang.

Insiden serupa juga pernah terjadi di Dogiyai, Papua, di mana sebuah video menunjukkan eksekusi seorang warga sipil dengan menggunakan parang.

Aksi tersebut semakin memperlihatkan betapa kejamnya tindakan OPM terhadap warga sipil.

Ketua Lembaga Masyarakat Adat Raja Ampat, Adolof Drimlol, menyatakan keprihatinannya dan mengecam tindakan tidak manusiawi yang dilakukan oleh OPM.

Begitu pula dengan tokoh agama setempat, Pendeta Yones Wenda, yang menegaskan bahwa serangan tersebut bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran agama.

Kekerasan terhadap warga sipil, tenaga pendidik, dan tenaga kesehatan ini telah menimbulkan kecaman luas.

Selain menciptakan ketakutan di kalangan masyarakat Papua, aksi brutal tersebut juga mengancam kelangsungan pembangunan dan pendidikan di wilayah tersebut.

Pemerintah melalui aparat keamanan terus berupaya menumpas kelompok bersenjata yang meresahkan masyarakat.

Sinergi antara TNI dan Polri diharapkan dapat meningkatkan pengamanan di wilayah rawan konflik guna melindungi warga sipil.

Langkah tegas terhadap keberadaan OPM dianggap penting agar Papua dapat kembali berkembang dengan aman dan damai. (*)

Editor : Gunawan.
#pendidikan #guru #PAPUA #opm