Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Laksanakan  Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan Standar Pelayanan Terbaik, Jangkau Semua Kelompok Usia

Gunawan. • Kamis, 13 Februari 2025 | 09:35 WIB
Ilustrasi Cek Kesehatan (Istimewa)
Ilustrasi Cek Kesehatan (Istimewa)

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah telah memulai program pemeriksaan kesehatan tanpa biaya di sejumlah Puskesmas serta klinik rekanan BPJS Kesehatan.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menyatakan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan untuk memastikan layanan yang optimal bagi masyarakat.

Budi mengungkapkan, keputusan Presiden Prabowo menetapkan tanggal 10 Februari sebagai hari dimulainya pemeriksaan kesehatan gratis di Puskesmas dan klinik mitra BPJS Kesehatan.

Program ini dirancang untuk menjangkau semua kelompok usia, mulai dari bayi, balita, anak-anak, hingga lansia, dengan jenis pemeriksaan yang disesuaikan menurut tahap perkembangan.

Contohnya, bayi akan mendapatkan enam jenis skrining, balita delapan jenis, sedangkan anak sekolah dan remaja akan menjalani antara 11 hingga 13 jenis pemeriksaan.

Untuk dewasa dan lansia, layanan pemeriksaan mencakup hingga 19 jenis tes. Selain pemeriksaan fisik, program ini juga menyediakan deteksi kesehatan mental sejak usia sekolah dan skrining kanker bagi mereka yang berusia di atas 40 tahun—termasuk kanker payudara, serviks, paru-paru, dan kolorektal.

Meski begitu, Budi mengakui bahwa anggaran untuk program ini masih mengalami penyesuaian.

Awalnya, pemerintah menganggarkan Rp 4,7 triliun, namun jumlah tersebut sempat direvisi.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, menambahkan bahwa sekitar 10.200 Puskesmas di seluruh Indonesia telah siap memberikan layanan ini.

Untuk tahap awal, fokus utama akan diberikan pada Puskesmas, sementara klinik mitra BPJS Kesehatan akan bergabung secara bertahap.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) juga telah menyiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan.

Penjabat Gubernur DKJ, Teguh Setyabudi, menegaskan bahwa inisiatif pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan program strategis yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto.

”Tidak ada batasan usia—mulai dari anak-anak hingga lansia, baik yang dalam kondisi sehat maupun yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut—setiap warga dapat mengunjungi Puskesmas terdekat untuk mendapatkan layanan ini, yang juga mencakup edukasi kesehatan dan deteksi dini berbagai penyakit,” ujar Teguh.

DKJ berkomitmen untuk terus memperluas cakupan layanan hingga mencapai 292 Puskesmas tingkat kelurahan.

”Jakarta menjadi barometer nasional; kami ingin memastikan bahwa program ini berjalan dengan optimal dan dapat dijadikan contoh bagi daerah lain,” pungkasnya. (*)

Editor : Gunawan.
#Pemeriksaan kesehatan Gratis #menteri kesehatan #budi gunadi #pelayanan