Sinyal Internet Terbatas, Guru Kotim Punya Cara Agar BDR Tetap Jalan

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 20:39 WIB
Foto: Kepala Dinas Pendidikan Kotim Yolanda Lonita Fenisia
Foto: Kepala Dinas Pendidikan Kotim Yolanda Lonita Fenisia

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Penerapan Belajar dari Rumah (BDR) di sejumlah sekolah di Kotawaringin Timur (Kotim) akibat kabut asap tidak selalu dilakukan secara daring.

Keterbatasan jaringan internet di sejumlah wilayah disiasati guru dengan menyiapkan berbagai tugas yang dapat dikerjakan siswa dari rumah.

Kepala Dinas Pendidikan Kotim Yolanda Lonita Fenisia mengatakan, guru memiliki berbagai cara agar proses belajar tetap berjalan selama BDR. Salah satunya dengan memberikan tugas yang tidak harus dikerjakan secara daring.

Baca Juga: Nyelonong Masuk Pekarangan Rumah, Orang Tak Dikenal Dilaporkan Warga

“Guru-guru sekarang kreatif. Jadi banyak cara yang bisa dilakukan. Misalnya sebelum BDR, siswa sudah diberikan tugas dari LKS atau tugas lainnya yang bisa dikerjakan di rumah,” kata Yolanda.

Menurutnya, cara tersebut menjadi solusi bagi peserta didik yang berada di wilayah dengan akses internet terbatas. Siswa tetap dapat mengerjakan tugas meski tidak bisa mengikuti pembelajaran melalui platform daring.

“Jadi walaupun tidak ada sinyal, peserta didik tetap bisa mengerjakan tugas dari guru. Karena guru sekarang kreatif, banyak cara yang bisa dilakukan,” ujarnya.

Baca Juga: Situasi Menegangkan ketika Pemotongan Cincin yang Melekat di Jari Manis Seorang Balita

Yolanda menjelaskan, BDR diterapkan sebagai upaya melindungi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan dari dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pembelajaran dapat memanfaatkan platform Rumah Pendidikan dengan akun belajar.id maupun sumber belajar lainnya.

Pengawas sekolah turut memantau pelaksanaan BDR di satuan pendidikan binaan masing-masing. Dinas Pendidikan juga mengimbau orang tua atau wali murid mendampingi anak dan memastikan kegiatan belajar tetap berjalan selama pembelajaran dilakukan dari rumah. (yn/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
Belajar dari Rumah daring sekolah pendidikan online