Saluran Sempit dan Dangkal, Drainase Jalan Pelita Sampit Dinormalisasi

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 20:22 WIB

 

ILUSTRASI: Kepala Dinas SDABMBKPRKP Kotim Mentana Dhinar Tistama mendampingi Bupati Kotim Halikinnor meninjau pembangunan drainase di Jalan D.I. Panjaitan, Sampit, baru-baru tadi. YUNI/RADAR SAMPIT
ILUSTRASI: Kepala Dinas SDABMBKPRKP Kotim Mentana Dhinar Tistama mendampingi Bupati Kotim Halikinnor meninjau pembangunan drainase di Jalan D.I. Panjaitan, Sampit, baru-baru tadi. YUNI/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan normalisasi drainase di kawasan Pelita dan sekitar Jalan Suprapto untuk mengurangi genangan saat musim hujan.

Langkah sementara ini dilakukan sambil menunggu pembangunan drainase lanjutan yang diharapkan terealisasi tahun depan.

Kepala Dinas SDABMBKPRKP Kotim Mentana Dhinar Tistama mengatakan, kawasan Pelita dan sekitar Jalan Suprapto menjadi titik yang kerap mengalami genangan.

Baca Juga: Kabut Asap Makin Pekat, Kesehatan Warga Patai Diperiksa

Salah satu kendalanya adalah kondisi saluran yang relatif sempit, mengalami pendangkalan, bahkan sebagian besar tertutup.

Melalui normalisasi, air dari kawasan Pelita dan Suprapto Selatan diharapkan dapat mengalir menuju drainase baru di Jalan D.I. Panjaitan.

“Harapannya nanti, meskipun di Pelita belum terbangun drainasenya, tetapi air dari Pelita, dari Suprapto Selatan, itu bisa tertarik ke saluran kita yang baru, yang di Panjaitan,” kata Mentana.

Baca Juga: DPR Sahkan UU Satu Data Indonesia, Atur Keamanan AI hingga Blockchain

Selain di kawasan Pelita, normalisasi juga dilakukan di Jalan Tjilik Riwut dan Jalan D.I. Panjaitan. Kedua ruas tersebut menjadi perhatian karena berkaitan dengan sistem drainase baru yang dibangun untuk memperlancar aliran air.

Mentana berharap pembangunan drainase lanjutan di kawasan Pelita dapat direalisasikan tahun depan sehingga penanganan genangan bisa lebih optimal.

Baca Juga: 6 Kodam Baru Diresmikan Prabowo, Inilah Daftar Nama Pangdam dan Wilayah Tugasnya

Namun, proses pembersihan saluran masih menghadapi kendala keterbatasan armada pengangkut. Material hasil pengerukan yang menumpuk di sejumlah pinggir jalan harus diangkut secara bertahap.

“Armada kita terbatas dan dua armada truk yang kita punya ini saat ini sedang menyuplai air bersih,” pungkasnya. (yn/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
jalan pelita sampit Normalisasi saluran air antisipasi banjir drainase