SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Mentaya Max Owners (MMO) merayakan hari jadi ke-8 sekaligus menjadi tuan rumah Kopi Darat Gabungan (Kopdargab) ke-10 Indonesia Max Owners (IMO) Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat (Kalseltengbar), Sabtu (3/10).
Mengusung tema “Happy Brow”, kegiatan berlangsung di Cafe RPM, cilik riwut Sampit. Perayaan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi komunitas otomotif, tetapi juga dirangkai dengan kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan rolling city bersama anggota MMO, klub IMO Kalseltengbar, komunitas otomotif, serta para tamu undangan. Rombongan menyusuri sejumlah ruas jalan di Kota Sampit sebelum melanjutkan agenda bakti sosial.
Peserta kemudian menuju Panti Asuhan Bahagia yang terletak di Jalan Cristopel Mihing, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Sampit, untuk menyerahkan bantuan berupa 20 paket sembako. Rombongan disambut pengurus pesantren, Hery.
Usai menyerahkan bantuan, seluruh peserta melanjutkan perjalanan menuju venue utama di Cafe RPM, cilik riwut. Rangkaian acara anniversary kemudian dibuka dengan doa bersama yang dipimpin Ustaz Rusdi.
Acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua MMO Ivandio dan sambutan Koordinator Regional (Koreg) IMO Kalseltengbar Zabir.
Dalam sambutannya, Koreg menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Kopdargab ke-10 yang kali ini dilaksanakan di Kota Sampit. Umur sudah tidak muda lagi tetapi dengan bertambahnya umur tersebut membuat kita mempererat silaturahmi, menjaga kekompakan, serta memperkuat persaudaraan antaranggota IMO Kalseltengbar dengan slogan “Kita Semakin Solid”.
Sementara itu, Ketua MMO Ivandio mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya karena MMO telah memasuki usia delapan tahun dan masih mampu mempertahankan eksistensinya.
“Kami sangat senang karena MMO sudah menginjak usia delapan tahun dan sampai sekarang masih tetap eksis. Ke depan, kami berharap MMO bisa menjadi lebih baik lagi,” ujar Ivandio.
Ia juga menegaskan bahwa MMO tidak hanya menjadi wadah bagi para penghobi sepeda motor untuk berkumpul dan melakukan kegiatan bersama.
“Komunitas ini bukan hanya tentang kumpul dan motoran, tetapi kami juga peduli dengan kegiatan sosial dan bakti sosial,” lanjutnya.
Setelah rangkaian sambutan, seluruh peserta bersama-sama menyanyikan Indonesia Raya dan Mars IMO. Suasana semakin hangat saat dilanjutkan dengan prosesi Potong tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan MMO yang telah memasuki usia delapan tahun.
Acara kemudian dilanjutkan dengan makan bersama. Suasana semakin meriah dengan penampilan musik elekton ,grup band lokal dan DJ yang menghibur peserta dan tamu undangan. Panitia juga menyiapkan doorprize sebagai bagian dari rangkaian acara.
Kopdargab ke-10 IMO Kalseltengbar turut dihadiri sejumlah klub BIXMO dari Banjarmasin, B2MAX dari Banjarbaru, MOC dari Tapin, KMAX dari Kapuas, MBC dari Balikpapan, VENOM dari samarinda.
Dari enam klub tersebut tercatat sebanyak 30 unit sepeda motor dan 40 peserta. Selain itu, panitia juga mengundang komunitas otomotif di Sampit, di antaranya Scoobs, SBC, Maxtroy, Benli, H A I sampit, Two Sroke hobbies. kalau dijumlah keseluruhan total ada 100 tamu undangan.
Bagi MMO, perayaan usia ke-8 sekaligus Kopdargab ke-10 IMO Kalseltengbar menjadi momentum untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat silaturahmi, serta menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, semangat komunitas tidak hanya diwujudkan melalui aktivitas otomotif, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan kebersamaan lintas daerah.(fan)
Editor : Heru Prayitno