SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih terjadi di wilayah Desa Ganepo, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Hingga Minggu (4/10/2026), sejumlah titik api masih terlihat di kawasan Desa Lemiring dan Sungai Hambawang.
Warga setempat, Samsuni, menyebut terdapat sekitar 100 titik api yang tersebar di kawasan Sungai Hambawang. Lokasi kebakaran diperkirakan berjarak sekitar dua kilometer dari permukiman warga.
Baca Juga: Upaya Pemadaman Karhutla di Kalteng masih Gencar
“Masih ada api, kalau dihitung ada sekitar 100 titik lebih. Lokasinya di daerah Sungai Hambawang, kurang lebih dua kilometer dari permukiman warga,” ujarnya.
Menurut Samsuni, kobaran api juga mengarah ke kawasan hutan lindung. Kondisi itu membuat upaya pemadaman terus dilakukan untuk mencegah api meluas dan mendekati permukiman.
Dalam penanganannya, masyarakat turut membantu pemadaman. Sekitar 80 relawan bersama 20 personel TNI dikerahkan ke lokasi.
Baca Juga: Polres Siap Amankan Pilkades Serentak di Gunung Mas
Tim BPBD Kotim dan tenaga medis juga disiagakan untuk mendukung penanganan serta mengantisipasi kondisi kesehatan petugas dan relawan di tengah kepulan asap dan panasnya lokasi.
Kepala Desa Ganepo Cici Lili Rianty membenarkan masih terdapat titik api di wilayah desanya, khususnya di Desa Lemiring dan kawasan Hambawang.
“Ya, masih ada api di Desa Lemiring dan Hambawang. Apinya tidak terlalu besar seperti sebelumnya dan masih dipadamkan warga, dibantu TNI dan Manggala Agni Kabupaten Kotim,” katanya.
Baca Juga: Karhutla Jalan Lintas Kotawaringin Lama Ancam Ratusan Orangutan
Cici menegaskan, upaya pemadaman hingga kini masih dilakukan secara bersama-sama. “Warga, TNI, BPBD, Manggala Agni, serta tim terkait berupaya mencegah api meluas, terutama ke arah permukiman dan kawasan hutan lindung,” tukasnya. (rm-112/fm)
Editor : Farid Mahliyannor