SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendorong pembangunan kembali SMAN 1 Cempaga yang terbakar agar dapat direalisasikan secepatnya, bahkan diupayakan masuk perubahan anggaran tahun ini.
Langkah tersebut dilakukan setelah Komisi III DPRD Kotim meninjau kondisi sekolah di Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, pascakebakaran. DPRD selanjutnya akan menemui Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah untuk membahas percepatan pembangunan.
Anggota Komisi III DPRD Kotim Dadang H Syamsu mengatakan, pertemuan tersebut diharapkan menghasilkan langkah konkret agar pembangunan sekolah tidak tertunda.
Baca Juga: Bupati Kotim Apresiasi Perjuangan Satgas Karhutla, Keselamatan Jadi Perhatian Utama
“Besok kami juga akan ketemu dengan Dinas Pendidikan Provinsi untuk sama-sama bersuara agar ini segera cepat dibangun kembali. Syukur-syukur bisa dilaksanakan pada perubahan anggaran di tahun ini,” katanya.
Menurut Dadang, pendataan kerusakan bangunan harus segera diselesaikan sebagai dasar tindak lanjut pemerintah provinsi kepada pemerintah pusat. Dinas Cipta Karya ditargetkan menyelesaikan data tersebut pada Kamis atau Jumat.
Selain pembangunan permanen, DPRD mengapresiasi respons cepat Pemkab Kotim yang menyiapkan penanganan jangka pendek agar siswa tetap dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Baca Juga: Air Bersih ke Selatan Kotim Masih Dikaji, Anggaran FS dan DED Disiapkan 2027
Kebakaran pada Minggu (27/9/2026) dini hari tersebut menghanguskan sejumlah fasilitas sekolah, di antaranya ruang UKS, kantor sekolah, ruang tata usaha, ruang guru, aula, dan enam ruang kelas. Sejumlah fasilitas pembelajaran seperti komputer, monitor, dan perangkat pembelajaran interaktif juga ikut terbakar.
Dadang berharap penanganan sementara tidak menghambat pembangunan kembali sekolah. “Setelah data kerusakan rampung, koordinasi dengan Disdik Kalteng diharapkan segera ditindaklanjuti untuk mempercepat proses Pembangunan,” tukasnya. (ang/fm)
Editor : Farid Mahliyannor