BNNK Kotim Siapkan Razia Gabungan, Sejumlah THM yang Rawan Peredaran Narkoba Masuk Bidikan

Fahry Ilhami Samosir • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 20:43 WIB

 

Kepala BNNK Kotim AKBP Muhammad Fadli
Kepala BNNK Kotim AKBP Muhammad Fadli

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diminta bersiap. Razia gabungan kembali bakal digelar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotim.

Sejumlah THM yang dinilai rawan menjadi lokasi peredaran dan penyalahgunaan narkoba masuk dalam bidikan petugas.

Operasi tersebut menjadi bagian dari upaya mempersempit ruang gerak pengguna maupun pengedar narkoba. BNNK Kotim memastikan pengawasan terhadap lokasi yang dianggap rawan akan terus ditingkatkan.

Baca Juga: Jalan Kapten Mulyono Sampit akan Terang, 63 PJU Dipasang dari Perempatan KFC hingga Lingkar Selatan

Kepala BNNK Kotim AKBP Muhammad Fadli mengatakan, razia gabungan itu direncanakan berlangsung dalam waktu dekat. Petugas akan menyasar sejumlah tempat hiburan malam yang dinilai memiliki potensi terhadap peredaran maupun penyalahgunaan narkotika.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini. Sasarannya beberapa tempat hiburan malam yang memang rawan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba," ujar Fadli saat pelaksanaan razia gabungan di Lapas Kelas II B Sampit, Kamis (18/9/2026).

Menurutnya, operasi tidak sekadar mencari barang terlarang. Razia juga menjadi langkah pencegahan agar THM tidak berkembang menjadi titik rawan penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga: Awalnya Delay, Tiga Penerbangan Dari dan Menuju Sampit Batal Gara-Gara Kabut Asap

BNNK Kotim, lanjut Fadli, akan terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait. Pemberantasan narkoba dinilai membutuhkan keterlibatan banyak pihak, termasuk masyarakat.

"Kami ingin mendukung penuh agar Kotawaringin Timur bisa terbebas dari narkoba. Tentunya ini membutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk masyarakat," tegasnya.

Baca Juga: Helikopter Water Bombing Tiba di Sampit, Operasi Pemadaman Tunggu Kondisi Cuaca

Pengawasan juga menjadi perhatian karena sejumlah pengguna maupun pengedar yang sebelumnya tersandung kasus narkoba kembali melakukan perbuatan serupa. Kondisi itu menjadi tantangan dalam memutus mata rantai peredaran narkotika.

"Kami melihat banyak sekali para pengguna dan pengedar yang sebelumnya terjerat kasus tersebut, justru balik lagi melakukan perbuatan serupa. Maka dari itu, ini menjadi tugas kita bersama agar mata rantai narkoba di Kotim dapat terputus," pungkas Fadli. (sir/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
thaghut sampit BNNK razia narkoba