SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Jajaran Polres Kotawaringin Timur (Kotim) kembali turun tangan menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jalan Tjilik Riwut, Kilometer 12, Kecamatan Kota Besi.
Di bawah komando Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, sebanyak 10 personel dikerahkan ke lokasi dengan membawa mobil suplai air, selang, nozzle, hingga armoured water cannon (AWC).
“Setelah mendapat informasi adanya Karhutla, personel langsung dikerahkan untuk melakukan pemadaman, pendinginan dan penyekatan agar api tidak meluas,” ujar Kasi Humas Polres Kotim Iptu Edi Walujo.
Baca Juga: 2.687 Titik Karhutla di Seruyan Terdeteksi, Luas Lahan yang Terbakar Sudah Mencapai 829 Hektare
Setibanya di lokasi, petugas langsung memadamkan api, melakukan pendinginan titik panas serta penyekatan untuk mencegah api merambat. Kebakaran diketahui membakar semak belukar di lahan gambut dengan luasan sekitar tiga hektare.
“Kondisi di lapangan cukup menantang karena sumber air cukup jauh. Namun, kebutuhan air kami penuhi dengan mobil suplai sehingga proses pemadaman tetap berjalan,” jelasnya.
Baca Juga: Empat Celah Korupsi di Pemkab Gumas Jadi Sorotan Bupati
Edi menegaskan, Polres Kotim berkomitmen terus hadir dalam penanganan karhutla dengan melibatkan seluruh satuan. Upaya tersebut dilakukan agar api tidak meluas dan menimbulkan dampak bagi masyarakat maupun lingkungan.
“Kami tidak ingin api terus meluas dan menimbulkan dampak kesehatan masyarakat. Karena itu, personel akan terus dikerahkan dengan melibatkan seluruh satuan yang ada di Mapolres Kotim,” tegasnya. (sir/fm)
Editor : Farid Mahliyannor