Asap Mengepung, Polisi Tetap Mengendus Jaringan Narkoba di Kotim

Fahry Ilhami Samosir • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 20:59 WIB

 

ilustrasi narkoba
ilustrasi narkoba

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tak membuat polisi mengendurkan perang terhadap narkoba.

Di tengah kondisi udara yang terganggu akibat kepulan asap, jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kotim tetap bergerak memburu para pelaku peredaran barang haram.

Kasat Narkoba Polres Kotim AKP Suherman menegaskan, kondisi karhutla dan kabut asap bukan alasan untuk menghentikan penyelidikan maupun pengembangan kasus narkoba.

Baca Juga: Wajib Belajar 13 Tahun Diperkuat, Bunda PAUD Kotim Diminta Aktif Kawal Pendidikan Anak

“Sampai saat ini anggota terus kami kerahkan untuk melakukan penyelidikan terkait peredaran tersebut,” ungkap Suherman, Senin (31/8).

Menurutnya, personel Satresnarkoba tetap melakukan pemantauan dan penyelidikan terhadap pergerakan para pelaku yang diduga masih menjalankan bisnis narkoba di wilayah Kotim.

Polisi juga terus mengembangkan sejumlah kasus yang sebelumnya telah ditangani. Langkah tersebut dilakukan untuk membongkar mata rantai peredaran narkoba serta mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar.

Baca Juga: Satu Orang Bakar Lahan, Semua Kena Dampaknya: Bupati Kotim Minta Warga Waspada

“Pengembangan dan penyelidikan terus kami lakukan,” tegasnya.

Suherman menegaskan, narkoba tetap menjadi ancaman serius yang harus diberantas tanpa mengenal situasi dan kondisi. Karena itu, meski masyarakat Kotim saat ini tengah menghadapi persoalan karhutla dan kabut asap, upaya pemberantasan narkoba tetap berjalan.

Polisi memastikan personel tetap bergerak mengendus informasi, menelusuri jaringan dan memburu para pelaku yang terlibat dalam peredaran narkoba.

Di tengah asap yang mengepung sejumlah wilayah, perang terhadap barang haram di Bumi Habaring Hurung dipastikan belum berhenti. (sir/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
penyelidikan polres kotim kabut asap narkoba karhutla