SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMA Negeri 1 Sampit. Axel Giyofandhi siswa kelas XI F1A, berhasil menembus Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Biologi tingkat nasional.
Pelajar berprestasi ini menjadi salah satu dari 60 finalis OSN Biologi dari seluruh Indonesia.
Kepala SMA Negeri 1 Sampit, M. Darma Setiawan menyampaikan apresiasi dan ucapan salut kepada Axel atas perjuangan yang telah dilakukan dan selamat atas pencapaiannya.
“Selamat kepada Axel yang telah berjuang maksimal hingga berhasil menembus OSN tingkat nasional mewakili Kalimantan Tengah. Terima kasih juga kepada bapak dan ibu guru pembimbing Biologi, yang telah membersamai Axel hingga sampai ke jenjang nasional, demikian juga pembimbing yang lain tetap semangat semoga tahun depan lebih banyak lagi yang menjadi finalis tingkat nasional,” ungkap Darma Setiawan.
Sementara itu, koordinator bidang Peningkatan Mutu dan juga salah satu pembimbing Biologi , Christina Eka Armawaty menyampaikan bahwa perjuangan dan persiapan Axel patut mendapatkan apresiasi.
Menurutnya, keberhasilan menjadi salah satu dari 60 finalis OSN bidang Biologi merupakan pencapaian yang membanggakan. “Semoga pada tahap final nanti Axel dapat memberikan kemampuan terbaiknya,” ucapnya.
Axel pernah dua kali gagal mengikuti OSN bidang Matematika Saat di SMP bahkan tidak sampai tembus OSN-P. Namun selalu ada motivasi dan suport dari keluarga "kegagalan OSN bukan akhir dari kemampuanmu".
Semenjak duduk di Bangku SMA Axel mengikuti OSN Biologi karena ingin terus menantang diri, memahami sesuatu yang dicintainya, dan melihat sejauh mana mampu berkembang ketika dirinya benar-benar memberikan usaha terbaik.
Keberhasilan tersebut diraih setelah Axel melewati rangkaian seleksi yang cukup panjang dan kompetitif.
Perjalanannya dimulai dari seleksi tingkat sekolah, kemudian berlanjut ke seleksi tingkat kabupaten, seleksi tingkat provinsi, semi final Nasional hingga akhirnya berhasil lolos final tingkat nasional.
Dalam mempersiapkan diri menghadapi setiap tahapan seleksi, Axel melakukan berbagai upaya, mulai dari belajar secara mandiri, mengikuti bimbingan dari sekolah, hingga memanfaatkan bimbingan belajar (bimbel) secara online.
Ketekunan dan konsistensi dalam belajar serta motivasi yang kuat menjadi salah satu kunci keberhasilannya hingga mampu mencapai tingkat nasional.
Saat hari hari semangat, kedisiplinan Axel teruji, saat berada di ambang menyerah selalu saja, timbul motivasi utama "Aku tidak bisa gagal lagi."
Kebijakan sekolah memberikan ruang bagi Axel untuk belajar secara mandiri sesuai dengan ritme dan gaya belajarnya sendiri. Tidak ada lagi paksaan untuk mengikuti alur yang seragam; Axel diberi kebebasan memilih materi prioritas yang ingin ia pendalami setiap harinya.
Pendekatan ini membuatnya merasa memegang kendali penuh atas proses belajarnya.Para guru hadir bukan sekadar sebagai pengajar, melainkan sebagai pendamping yang siap mendengarkan kendala Axel kapan saja tanpa memberikan penghakiman.
Kombinasi antara fokus mandiri dan lingkungan yang kondusif ini perlahan mengikis rasa cemas dalam diri Axel. Ia tidak hanya merasa lebih siap secara akademis, tetapi juga merasakan hadirnya wellbeing yaitu keseimbangan mental dan emosional di mana ia bisa belajar dengan tenang, percaya diri, dan penuh motivasi " ujarnya.
Final OSN 2026 dijadwalkan berlangsung secara luring pada 10–14 September 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur.
Seluruh keluarga besar SMA Negeri 1 Sampit tentu berharap Axel mampu memberikan hasil terbaik pada babak final tersebut.
Prestasi ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga membawa nama baik Kalimantan Tengah di ajang Olimpiade Sains Nasional. (ton/soc)
Editor : Slamet Harmoko