Sejumlah Petugas Karhutla Alami Sesak Napas, Ini Pesan Irawati

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:02 WIB

 

KARHUTLA: Petugas gabungan yang terlibat dalam penanggulangan Karhutla di Kotim, Senin (24/8/2026) malam. FOTO: YUNI/RADAR SAMPIT
KARHUTLA: Petugas gabungan yang terlibat dalam penanggulangan Karhutla di Kotim, Senin (24/8/2026) malam. FOTO: YUNI/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati meminta seluruh tim yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak memaksakan diri ketika kondisi tubuh mulai menurun. Keselamatan personel harus menjadi perhatian selama proses pemadaman di lapangan.

Irawati menyebut, sejauh ini sudah ada relawan maupun personel posko yang mengalami gangguan kesehatan setelah terlibat dalam penanganan Karhutla.

Baca Juga: Satgas Karhutla Kotim Tambah Personel, Shift Disesuaikan

Dua relawan dilaporkan mengalami sesak napas, sementara tiga personel posko juga mengalami kondisi serupa, termasuk Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam.

“Yang harus diperhatikan seperti itu. Memang ada rolling, tetapi saya sampaikan jangan menunggu rolling-nya. Bagaimana kondisi tubuh kita, karena sinyal tubuh kita sendiri yang merasakan,” ujar Irawati.

Baca Juga: Diduga Disiksa Pengasuh, Dua Bocah Kakak Beradik Alami Luka Serius

Menurutnya, apabila personel sudah merasa tidak mampu melanjutkan tugas atau kondisi tubuh mulai melemah, sebaiknya segera mundur dan digantikan personel berikutnya. Setiap tim telah disiapkan dengan beberapa anggota sehingga pergantian dapat dilakukan untuk menjaga keselamatan petugas.

“Apabila sudah tidak mampu lagi, sinyal tubuh sudah tidak kuat, silakan mundur. Segera diganti tim berikutnya. Karena satu tim itu ada beberapa orang yang kami siapkan,” tegasnya. (yn/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
musim kering sampit kemarau kotim karhutla