SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Lapas Kelas IIB Sampit memastikan warga binaan mendapatkan makanan yang sehat, bersih dan bergizi melalui pengelolaan dapur sehat. Selain memenuhi kebutuhan dasar, kegiatan di dapur juga menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian, Sabtu (15/8/2026).
Kalapas Kelas IIB Sampit Muhammad Yani mengatakan, penyediaan makanan merupakan bagian penting dari pelayanan kepada warga binaan. Karena itu, proses pengolahan dilakukan dengan memperhatikan kebersihan, kelayakan bahan pangan, peralatan hingga penyajian.
Baca Juga: Gadai Mobil Demi Sabu! Intan Nekat jadi Bandar, Dibekuk Polisi Menyamar di Sampit
“Penyediaan makanan yang layak merupakan bagian penting dari pelayanan kepada warga binaan. Kami terus memastikan makanan yang diberikan memenuhi standar kebersihan dan kebutuhan gizi,” ujarnya.
Dalam pengelolaan dapur, warga binaan turut dilibatkan mulai dari menyiapkan bahan, memasak hingga menyajikan makanan. Keterlibatan tersebut sekaligus menjadi sarana memberikan pengalaman dan keterampilan yang dapat menjadi bekal setelah mereka kembali ke masyarakat.
Baca Juga: Kunjungi Polsek Sepang, Kapolres Gumas Tekankan Sinergi dan Pembinaan
“Di sisi lain, keterlibatan warga binaan dalam pengelolaan dapur juga menjadi bagian dari pembinaan. Mereka bisa mendapatkan pengalaman dan keterampilan dalam pengolahan makanan,” jelas Yani.
Menurutnya, pengelolaan Dapur Sehat juga sejalan dengan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pemenuhan hak dasar warga binaan.
Baca Juga: Kabur ke Palangka Raya, Pelaku Pembacokan Dua Perempuan di Gumas Diciduk
Dengan demikian, dapur Lapas Sampit tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyiapkan makanan, tetapi juga menjadi bagian dari pelayanan dan pembinaan kemandirian warga binaan. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor