Air Mendadak Keruh: Perumdam Tirta Mentaya Minta Maaf Sebut Dampak Pembersihan Tandon

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 10:44 WIB
Proses pembersihan reservoir dilakukan karena tandon tersebut sudah cukup lama tidak dibersihkan. Kondisi air keruh yanq muncul merupakan dampak sementara dari proses pembersihan tersebut. (Istimewa)
Proses pembersihan reservoir dilakukan karena tandon tersebut sudah cukup lama tidak dibersihkan. Kondisi air keruh yanq muncul merupakan dampak sementara dari proses pembersihan tersebut. (Istimewa)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Perumdam Tirta Mentaya Sampit menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan akibat air yang sempat mengalir keruh di sejumlah wilayah, termasuk kawasan Jalan Antang Barat, Komplek Karisma Indah, Desa Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Jumat (14/8) pagi.

Direktur Perumdam Tirta Mentaya Sampit Ismanadi menjelaskan, kondisi tersebut terjadi karena pihaknya tengah melakukan pembersihan reservoir atau tandon induk di Instalasi Produksi Ketapang.

Proses pembersihan berdampak pada kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan.

Baca Juga: Warga Kotim Selatan Dibantu Hadapi Kekeringan, Perumdam Tirta Mentaya Salurkan 30 Ribu Liter Air Bersih

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, terutama bagi pelanggan yang belum sempat membaca informasi yang kami sampaikna melalui media sosial,” ujar Ismanadi.

Menurutnya, pembersihan reservoir dilakukan karena tandon tersebut sudah cukup lama tidak dibersihkan. Kondisi air keruh yanq muncul merupakan dampak sementara dari proses pembersihan tersebut.

Ismanadi memastikan kondisi distribusi air di sejumlah wilayah saat inj mulai berangsur normal. Perumdam juga telah menyampaikan informasi terkait pembersihan reservoir melalui akun media sosial resmi, yakni Instagram dan Facebook.

"Dan ini sudah sebagian mulai normal. Terkait hal ini juga sudahkami infokan melalui medsos, Instagram dan FB," tandasnya. 

Baca Juga: Dukungan Gowes Kemerdekaan 2026 mulai Berdatangan, Perumdam Tirta Mentaya Serahkan Tiga Unit Sepeda

Pihak Perumdam berharap pelanggan dapat memahami kondisi tersebut sebagai bagian dari proses pemeliharaanfasilitas produksi. Pelanggan yang terdampak juga di iminta memaklumi ketidaknyamanan selama proses pembersihan berlangsung.

Keluhan warga sebelumnya disampaikan Surya, warga Jalan Antang Barat. Ia mengaku air yang keluar dari keran pada Jumat pagi terlihat keruh seperti lumpur sehingga mengganggu aktivitas rumah tangga, termasuk mencuci.

“Air PDAM ini kayak lumpur. Menghambat pekerjaan saya. Bayarnya sudah mahal, tapi pelayanan tidak sepadan. Cucian sudah menumpuk,” keluhnya. Ia juga mengatakan kondisi air keruh bukan kali pertama terjadi di wilayah tersebut. (yn)

Editor : Slamet Harmoko
Pembersihan tandon Pembersihan reservoir PDAM Sampit Air PDAM Keruh Perumdam Tirta Mentaya