SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Ketua STIE Sampit, Seanewati Oetama, mendorong mahasiswa baru untuk aktif selama menjalani perkuliahan.
Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya datang ke kampus untuk mengikuti kuliah, kemudian pulang tanpa terlibat dalam kegiatan lain.
Pesan tersebut disampaikan Seanewati saat membuka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 STIE Sampit.
Baca Juga: 80 Mahasiswa Ikuti PKKMB STIE Sampit, Program Kewirausahaan Makin Diminati
Sebanyak 80 mahasiswa mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari 58 mahasiswa Program Studi Manajemen dan 22 mahasiswa Program Studi Kewirausahaan.
"Saya ingin mahasiswa lebih aktif. Jangan cuma seperti kupu-kupu. Datang kuliah setelah selai kuliah langsung pulang, tidak seperti itu. Saya ingin mahasiswa aktif baik di organisasi maupun kegiatan lain di kampus," ujar Seanewati, Kamis (13/8/2026).
Istilah tersebut merujuk pada mahasiswa yang aktivitasnya hanya berkutat pada kegiatan kuliah dan pulang. Menurut Seanewati, kehidupan kampus seharusnya menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus kemampuan sosial dan organisasi.
Baca Juga: STIE Sampit Resmi Buka KKN dan PKL 2026, Fokus Penguatan UMKM Lewat Digitalisasi
Dalam PKKMB, mahasiswa baru tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan kampus. Mereka juga mendapatkan materi mengenai wawasan kebangsaan, etika, tanggung jawab, serta organisasi.
Seanewati mengatakan kemampuan bersosialisasi juga penting bagi mahasiswa. Mereka perlu belajar berinteraksi dengan teman, dosen, maupun lingkungan kampus.
"Mahasiswa bisa bersosialisasi bersama teman dan bertanggung jawab. Selain itu juga akan diberikan materi organisasi," katanya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa baru bahwa tantangan dunia kerja saat ini semakin berbeda. Gelar sarjana saja dinilai tidak cukup untuk menghadapi persaingan.
Menurutnya, mahasiswa perlu membangun kreativitas dan kemampuan lain selama berada di bangku kuliah. Karena itu, kesempatan mengikuti organisasi maupun kegiatan kampus sebaiknya dimanfaatkan.
"Dunia kerja saat ini sangat berbeda. Dulu S1 itu dibutuhkan, sekarang ini S1 tidak cukup. S1 dituntut kreatif," ujarnya.
Seanewati juga meminta mahasiswa tidak takut gagal dalam proses belajar. Kegagalan, menurutnya, merupakan bagian dari proses untuk berkembang.
"Kalau gagal tidak masalah. Karena kegagalan itu awal kesuksesan," katanya.
Baca Juga: Ketua STIE Sampit Tegaskan Lulusan Harus Siap Kerja, Siap Usaha!
Sementara itu, Ketua Panitia PKKMB 2026 yang juga Wakil Ketua III STIE Sampit, Deky Prasetyo, mengatakan kegiatan berlangsung selama tiga hari. Rangkaian kegiatan meliputi pengenalan kampus, pemberian materi dan malam keakraban.
Pada hari pertama, mahasiswa mendapatkan materi akademik untuk mengenal lebih jauh lingkungan dan sistem perkuliahan di STIE Sampit.
Selanjutnya, mahasiswa juga dijadwalkan menerima materi dari Polri serta pembahasan mengenai perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan atau AI.
Deky mengatakan sertifikat PKKMB juga penting bagi mahasiswa karena akan digunakan saat proses yudisium.
Ia berharap rangkaian PKKMB menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal kampus sekaligus membangun sikap aktif selama menempuh pendidikan.
Seanewati pun berpesan agar mahasiswa tetap menghormati orang tua dan dosen serta menjaga nama baik almamater. (oes)
Editor : Slamet Harmoko