80 Mahasiswa Ikuti PKKMB STIE Sampit, Program Kewirausahaan Makin Diminati

Usay Nor Rahmad • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:53 WIB
Pembukaan PKKMB STIE Sampit di aula Kampus Biru Jalan Walter Condrat, Kamis (13/8/2026). (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)
Pembukaan PKKMB STIE Sampit di aula Kampus Biru Jalan Walter Condrat, Kamis (13/8/2026). (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Sebanyak 80 mahasiswa mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 di STIE Sampit. Dari jumlah tersebut, 58 mahasiswa memilih Program Studi Manajemen dan 22 mahasiswa mengambil Program Studi Kewirausahaan.

Menariknya, jumlah mahasiswa Program Studi Kewirausahaan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan PKKMB yang berlangsung selama tiga hari.

Ketua Panitia PKKMB 2026 yang juga Wakil Ketua III STIE Sampit, Deky Prasetyo, mengatakan rangkaian kegiatan diawali dengan pengenalan kampus, pemberian materi dan ditutup dengan malam keakraban.

Baca Juga: STIE Sampit Resmi Buka KKN dan PKL 2026, Fokus Penguatan UMKM Lewat Digitalisasi

"Alhamdulillah, kewirausahaan tahun ini meningkat," kata Deky, Kamis (13/8/2026). 

Menurutnya, PKKMB tidak hanya menjadi kegiatan penyambutan mahasiswa baru. Peserta juga akan diperkenalkan dengan berbagai aspek kehidupan akademik dan lingkungan kampus.

Pada hari pertama, materi yang diberikan berfokus pada bidang akademik. Mahasiswa diperkenalkan dengan seluk-beluk kampus agar lebih memahami lingkungan pendidikan yang akan mereka jalani.

Selanjutnya, mahasiswa akan mendapatkan materi dari kepolisian serta pembahasan mengenai perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Deky menambahkan, sertifikat PKKMB juga memiliki manfaat bagi mahasiswa karena nantinya diperlukan dalam proses yudisium.

Baca Juga: Ketua STIE Sampit Tegaskan Lulusan Harus Siap Kerja, Siap Usaha!

Sementara itu, Ketua STIE Sampit Seanewati Oetama, mengatakan PKKMB menjadi momentum penting untuk membentuk karakter mahasiswa sejak awal memasuki lingkungan perguruan tinggi.

Ia menekankan bahwa PKKMB bukan sekadar kegiatan orientasi. Mahasiswa akan mendapatkan wawasan kebangsaan, etika, tanggung jawab, serta pemahaman mengenai organisasi.

"Saya ingin mahasiswa lebih aktif. Jangan cuma seperti kupu-kupu," ujarnya.

Menurut Seanewati, mahasiswa perlu memanfaatkan masa kuliah untuk mengembangkan kemampuan di luar akademik. Terlebih, tuntutan dunia kerja saat ini semakin tinggi.

Ia menilai lulusan sarjana tidak cukup hanya mengandalkan ijazah. Mahasiswa juga perlu memiliki kreativitas dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Baca Juga: 153 Sarjana Baru Lahir dari STIE Sampit, Bukti Komitmen Jadi Kampus Visioner

"Dunia kerja saat ini sangat berbeda. Dulu S1 itu dibutuhkan, sekarang S1 dituntut kreatif," katanya.

Seanewati juga berpesan kepada mahasiswa baru agar tidak takut menghadapi kegagalan selama menjalani proses pendidikan.

"Kalau gagal tidak masalah. Karena kegagalan itu awal kesuksesan," ujarnya.

Ia meminta mahasiswa tetap menghormati orang tua dan dosen serta menjaga nama baik almamater selama menempuh pendidikan di STIE Sampit.

PKKMB 2026 tersebut dibuka langsung oleh Seanewati Oetama. Kegiatan diharapkan menjadi awal bagi 80 mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus sekaligus mempersiapkan diri menghadapi proses perkuliahan. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
Mahasiswa STIE Sampit Program kewirausahaan STIE Sampit