Kebakaran di Simpang Semekto Hanguskan Bangunan Kayu, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah

Usay Nor Rahmad • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:25 WIB
Kebakaran Bangunan milik warga di Jalan Muchran Ali, Simpang Samekto, Selasa malam (11/8/2026). (Warga/Radar Sampit) 
Kebakaran Bangunan milik warga di Jalan Muchran Ali, Simpang Samekto, Selasa malam (11/8/2026). (Warga/Radar Sampit) 

 SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kebakaran terjadi di kawasan Jalan Muchran Ali, Simpang Semekto, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa malam  (11/8/2026). Mengakibatkan sejumlah bangunan kayu ludes terbakar kerugian ditaksir Rp700 Juta. 

Informasi kebakaran diterima petugas piket Markas Komando Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kotim sekitar pukul 18.25 WIB. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dua menit setelah laporan diterima.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 18.37 WIB, petugas mendapati kebakaran melanda kawasan yang terdapat sejumlah bangunan berbahan kayu. Bangunan tersebut terdiri dari rumah tinggal, gudang las, serta gudang tempat pengumpulan kayu.

Petugas langsung melakukan pemadaman dan dibantu sejumlah relawan serta instansi terkait. Proses pemadaman sekaligus pemeriksaan dan overhaul berlangsung sekitar satu jam 25 menit.

Baca Juga: Tragedi Palangka Raya, Dua Balita Terjebak Kobaran Api, Sang Ibu Hanya Sempat Selamatkan Satu Bayi 

Operasi pemadaman dinyatakan selesai sekitar pukul 20.02 WIB setelah kondisi di lokasi dipastikan aman dan tidak terdapat potensi api kembali menyala.

Berdasarkan laporan Peleton II Damkarmat Kotim, terdapat tiga bangunan rumah tinggal, satu gudang las dan satu gudang pengumpulan kayu di sekitar lokasi. Dalam kejadian tersebut, satu rumah dilaporkan terdampak.

Luas masing-masing bangunan rumah diperkirakan sekitar 8 x 12 meter. Sementara total kerugian sementara ditaksir mencapai Rp700 juta.

Baca Juga: Kebakaran di Komplek Kantor Gubernur Kalteng, Gedung Biro Kesra Ludes Tinggal Puing

Kepala Dinas Damkarmat Kotim Achmad Taufik bersama sejumlah pejabat dan personel turut berada dalam penanganan kebakaran. Operasi juga mendapat dukungan dari BPBD, PDAM, PLN, TNI/Polri, PMI Kotim, Polsek Ketapang, Pertamina dan sejumlah relawan pemadam kebakaran.

"Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan kepolisian," ungkap Achmad Taufik, Rabu (12/8/2026). 

Setelah api berhasil dipadamkan dan kondisi dinyatakan aman, seluruh personel meninggalkan lokasi dan kembali ke Markas Komando Damkarmat Kotim. Jarak lokasi kebakaran dari markas sekitar tujuh kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih delapan menit. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
kebakaran di muchran ali kebakaran di simpang samekto sampit kotim